Senin, 11 Mei 2026

Wamen ATR/BPN Ossy Serahkan 13 Sertipikat di Sulteng, Hampir 50 Persen Tanah Sudah Terdaftar

Wamen Ossy
Wamen ATR/Waka BPN, Ossy Dermawan, memberikan arahan kepada jajaran Kanwil BPN Sulawesi Tengah saat kunjungan kerja di Palu, Minggu (10/05/26). FOTO: istimewa

PALU,netiz.idWakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, menyerahkan 13 sertipikat kepada kementerian/lembaga, pemerintah daerah, hingga masyarakat di Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Provinsi Sulawesi Tengah, Minggu (10/05/26).

Penyerahan sertipikat tersebut menjadi bagian dari upaya percepatan pendaftaran tanah di Sulawesi Tengah yang kini telah mencapai hampir 50 persen bidang tanah terdaftar dan bersertipikat. Capaian itu dinilai menjadi indikator pertumbuhan daerah dan meningkatnya kepastian hukum pertanahan di Sulteng.

Dalam arahannya kepada jajaran Kanwil BPN Sulteng, Wamen Ossy mengapresiasi kinerja seluruh pegawai yang terus bekerja di tengah tantangan geografis dan keterbatasan infrastruktur di sejumlah daerah.

“Patut kita apresiasi karena hampir 50 persen tanah sudah terdaftar dan juga hampir 50 persen telah bersertipikat. Ini menunjukkan bahwa Provinsi Sulteng merupakan daerah yang terus tumbuh,” ujar Ossy Dermawan.

Adapun 13 sertipikat yang diserahkan terdiri atas Sertipikat Hak Pakai, Sertipikat Hak Guna Bangunan (HGB), sertipikat tanah wakaf, serta sertipikat program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Menurut Wamen Ossy, meningkatnya jumlah bidang tanah yang telah terdaftar menunjukkan tingginya kebutuhan pelayanan pertanahan seiring pertumbuhan ekonomi dan pembangunan wilayah di Sulawesi Tengah. Karena itu, ia meminta seluruh jajaran BPN tetap mengedepankan ketelitian dan kualitas data dalam proses pelayanan pertanahan.

“Jangan sampai mengejar angka keberhasilan, tetapi meninggalkan masalah di masa depan. Pak Menteri Nusron selalu mengingatkan, cepat tetapi tetap teliti,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa pelayanan pertanahan yang baik merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat. Karena itu, seluruh jajaran Kantor Pertanahan (Kantah) maupun Kanwil diminta terus menjaga integritas dan kualitas layanan.

“Saya melihat kegigihan dan keinginan kuat dari para unsur pimpinan di unit-unit kerja, baik di Kantah maupun di Kanwil, untuk melaksanakan pengabdian terbaik. Apa yang kita lakukan adalah untuk masyarakat yang sama-sama kita cintai,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Kanwil BPN Provinsi Sulawesi Tengah, Muhammad Naim, beserta jajaran dan para Kepala Kantah kabupaten/kota se-Sulawesi Tengah. (KB/*)