Sabtu, 27 Juni 2026
Berita  

Warga Kelurahan Ganti Keluhkan Pipa Bocor di Badan Jalan Saat Reses Zulkifli Azis

DPRD DONGGALA Zulkifli Azis
Anggota DPRD Kabupaten Donggala dari Fraksi Demokrat, Zulkifli Azis, saat menyampaikan sambutan dalam kegiatan reses masa sidang I tahun 2026 di Kelurahan Ganti, Kecamatan Banawa, Jumat (06/03/26). FOTO: netiz.id (Fj)

DONGGALA,netiz.id — Warga Kelurahan Ganti, Kecamatan Banawa, Kabupaten Donggala, mengeluhkan kebocoran pipa air bersih yang tertanam di badan jalan. Keluhan tersebut disampaikan langsung kepada Anggota DPRD Kabupaten Donggala dari Fraksi Demokrat, Zulkifli Azis, saat kegiatan reses masa sidang pertama tahun 2026, Jumat (06/03/26).

Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan bahwa kebocoran pipa air yang berada di bawah aspal jalan telah menimbulkan rembesan air dan berpotensi merusak infrastruktur jalan yang telah dibangun. Sedikitnya terdapat tiga titik kebocoran pipa yang saat ini terdeteksi di wilayah tersebut.

Salah seorang warga, Tikmin, mengatakan kondisi tersebut membuat masyarakat berada dalam situasi dilematis. Di satu sisi warga membutuhkan pasokan air bersih, namun di sisi lain perbaikan pipa berisiko merusak badan jalan yang kondisinya masih baik.

“Jika jalan dibongkar untuk memperbaiki pipa, tentu jalannya bisa rusak. Tetapi jika tidak diperbaiki, masyarakat tidak mendapatkan air bersih,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa pipa air tersebut membentang sekitar satu kilometer, mulai dari kawasan rumah nelayan hingga ke bagian atas permukiman warga. Seluruh pipa tersebut tertanam di tengah badan jalan tepat di bawah lapisan aspal.

Akibat kerusakan tersebut, aliran air di wilayah Kulolo bahkan sempat tidak mengalir selama sekitar satu hingga dua minggu. Warga yang mengalami kesulitan air akhirnya melakukan pembongkaran secara swadaya karena pihak PDAM disebut terkendala aturan untuk melakukan pembongkaran di badan jalan.

Menanggapi aspirasi tersebut, Anggota DPRD Donggala Zulkifli Azis mengatakan pihaknya akan mengawal persoalan tersebut agar segera mendapatkan solusi yang tepat.

Ia menegaskan akan berkoordinasi dengan pihak PDAM, Dinas Pekerjaan Umum, serta Balai Jalan Provinsi Sulawesi Tengah guna mencari jalan keluar terbaik bagi masyarakat.

“Persoalan ini harus segera ditangani karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat terhadap air bersih sekaligus menjaga kondisi infrastruktur jalan,” ujarnya.

Zul sapaan akrabnya juga menyebutkan bahwa dirinya bersama warga telah meninjau langsung lokasi pipa yang mengalami kebocoran untuk memastikan kondisi di lapangan.

Menurutnya, peninjauan tersebut penting agar pihaknya memiliki data dan catatan yang jelas untuk disampaikan kepada instansi terkait yang memiliki kewenangan dalam penanganan persoalan tersebut. (KB/Fj)