DONGGALA,netiz.id — Personel gabungan dari Polres Donggala bersama BKO Dit Samapta Polda Sulawesi Tengah memperketat pengamanan dan monitoring situasi pascakonflik di wilayah Afdeling Kilo, Desa Towiora, Kecamatan Rio Pakava, Rabu (11/02/26).
Langkah tersebut dilakukan guna memastikan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap terjaga serta mencegah potensi konflik susulan di kawasan tersebut.
Usai pelaksanaan apel, personel langsung bergerak melakukan patroli dan pengamanan di Pos Sekat Afdeling Kilo dan Juliet. Selain itu, petugas juga melaksanakan sambang dialogis kepada warga yang tergabung dalam aliansi guna menyampaikan pesan-pesan kamtibmas.
Kasat Samapta AKP Rislan mengatakan, kegiatan patroli dan pengamanan merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam menjaga situasi tetap kondusif.
“Personel kami terus melakukan monitoring dan pendekatan persuasif kepada seluruh pihak agar tidak terprovokasi dan tetap menahan diri,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, petugas mengimbau seluruh pihak untuk menghormati proses yang tengah berjalan serta tidak melakukan tindakan yang dapat memicu gangguan keamanan.
Imbauan serupa juga disampaikan kepada pihak keamanan PT Lestari Tani Teladan (LTT) agar tetap bersikap profesional dalam menjalankan tugas di lapangan.
Polres Donggala berharap seluruh pihak dapat menjaga komunikasi dan koordinasi yang baik guna mencegah kesalahpahaman yang berpotensi memicu konflik lanjutan.
Hingga saat ini, situasi di wilayah Afdeling Kilo terpantau dalam keadaan aman dan terkendali, dengan aparat kepolisian tetap bersiaga melakukan pengamanan secara intensif. (KB/*)






