LONDON, NETIZ – Gelandang Chelsea memicu kemarahan publik setelah melakukan selebrasi provokatif Enzo Fernandez pada menit ke-85 dalam pertandingan tensi tinggi melawan tim nasional Inggris baru-baru ini. Pemain tersebut terlihat melakukan gerakan mengejek ke arah tribun suporter lawan setelah mencetak gol penyeimbang kedudukan.
Dalam tayangan ulang, pemain tersebut menutup kedua telinganya dan menjulurkan lidah sebelum melempar ciuman ke arah pendukung Inggris yang kecewa. Aksi selebrasi provokatif Enzo Fernandez ini dianggap sengaja dilakukan untuk memprovokasi emosi lawan di tengah atmosfer pertandingan yang sudah panas.
Polemik semakin membesar setelah akun resmi Chelsea mengunggah foto momen tersebut di platform X dengan tambahan emoji ledakan. Unggahan tersebut langsung diserbu kritik tajam oleh netizen karena klub dianggap justru memvalidasi tindakan tidak sportif melalui selebrasi provokatif Enzo Fernandez tersebut.
“Saya ingin mempertahankan sang wakil kapten di dalam skuad ini,” kata Xabi Alonso, Pelatih Chelsea.
Masa depan sang pemain di Stamford Bridge sendiri masih belum menemui titik terang di tengah rumor kepindahan menuju Real Madrid. Sebelumnya, pada 15/04, ia sempat mendapat sanksi internal akibat komentar kontroversial mengenai keinginannya untuk tinggal di Spanyol.
Munculnya gelombang protes akibat selebrasi provokatif Enzo Fernandez dikhawatirkan dapat mengganggu keharmonisan tim, terutama hubungan dengan rekan setimnya yang berasal dari Inggris. Manajemen klub kini dituntut untuk segera meredam situasi agar tekanan publik tidak semakin merugikan performa tim secara keseluruhan. (KB/*)





