Sabtu, 8 Agustus 2026

Pasca Gempa 6,7 Magnitudo, Waket Arnila M Ali Dorong Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi di Sigi

Arnila M Ali
Hj. Arnila H. M Ali bersama rombongan Pemprov Sulteng meninjau kerusakan rumah warga akibat gempa 6,7 magnitudo di Kabupaten Sigi. FOTO: Humas DPRD Sulteng

SIGI,netiz.id – Wakil Ketua I DPRD Sulawesi Tengah, Hj. Arnila H. M Ali, mendorong percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi di wilayah terdampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 yang mengguncang Sulawesi Tengah, Selasa (16/06/26).

Dorongan tersebut disampaikan Arnila saat mendampingi Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, meninjau langsung sejumlah lokasi terdampak di Kabupaten Sigi, Rabu (17/06/26). Kunjungan dilakukan untuk memastikan kondisi sekaligus melihat secara langsung dampak kerusakan yang ditimbulkan gempa tektonik tersebut.

Bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulawesi Tengah dan sejumlah kepala (), Arnila menyambangi beberapa desa di Kecamatan Nokilalaki yang mengalami dampak cukup signifikan akibat bencana tersebut.

Dalam peninjauan itu, Arnila tidak hanya melihat kondisi yang rusak, tetapi juga berdialog langsung dengan warga untuk mendengarkan berbagai keluhan serta kebutuhan mendesak pascagempa.

Menurutnya, percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi menjadi langkah penting agar masyarakat dapat segera bangkit dan kembali menjalani aktivitas normal. Ia menegaskan bahwa seluruh pemangku kepentingan harus bersinergi dalam memastikan proses pemulihan berjalan efektif dan tepat sasaran.

“Keselamatan warga dan pemulihan kehidupan masyarakat harus menjadi prioritas utama. Kita ingin masyarakat yang terdampak segera mendapatkan bantuan dan dukungan yang dibutuhkan, baik untuk kebutuhan dasar maupun pemulihan fasilitas yang rusak,” ujar Arnila di sela-sela kunjungan.

Politisi Partai NasDem itu juga menegaskan komitmen DPRD Sulawesi Tengah untuk mengawal setiap kebijakan dan program yang berkaitan dengan penanganan pascabencana. Menurutnya, dukungan anggaran dan kebijakan yang tepat sangat diperlukan guna mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi di wilayah terdampak.

Arnila menambahkan, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang menghadapi musibah merupakan bentuk tanggung jawab negara dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada warganya.

“Kehadiran pemerintah harus benar-benar dirasakan masyarakat. Saat warga mengalami musibah, negara tidak boleh terlambat hadir. Karena itu, kami turun langsung untuk memastikan seluruh proses penanganan berjalan cepat, tepat, dan sesuai kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, , Anwar Hafid, memastikan pemerintah provinsi akan terus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten, TNI, Polri, serta berbagai pihak terkait untuk mempercepat penanganan dampak gempa dan pemulihan wilayah terdampak.

Kehadiran Gubernur Anwar Hafid bersama Wakil Ketua I DPRD Sulawesi Tengah, Hj. Arnila H. Mo Ali, serta jajaran Forkopimda di lokasi bencana menjadi simbol kuat sinergi seluruh elemen pemerintah dalam membantu masyarakat menghadapi masa sulit akibat gempa bumi.

Melalui kolaborasi yang solid, pemerintah berharap proses rehabilitasi dan rekonstruksi dapat segera berjalan sehingga masyarakat terdampak dapat kembali hidup dengan aman, nyaman, dan produktif. (KB/*)