Sabtu, 8 Agustus 2026

Anwar Hafid Hadiri Doa Bersama Peduli Gempa di Palu, Ribuan Jemaat Panjatkan Harapan untuk Korban

Gubernur Anwar Hafid
Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menyampaikan sambutan pada kegiatan Doa Bersama Peduli Gempa yang digelar BAMAG Sulawesi Tengah di Lapangan Immanuel, Kota Palu, Jumat (19/06/26) malam. FOTO: Biro Adpim Pemprov Sulteng

,netiz.id – Ribuan jemaat dari berbagai denominasi se-Sulawesi Tengah memadati Lapangan Immanuel, Kota Palu, Jumat malam (19/06/26), dalam kegiatan Doa Bersama Peduli Gempa sebagai bentuk solidaritas dan moral bagi masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Musyawarah Antar Gereja (BAMAG) Sulawesi Tengah tersebut mengusung tema “Satu Doa, Satu Hati, Satu Aksi” dan dihadiri langsung oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid.

Selain diikuti ribuan jemaat, kegiatan ini juga menghadirkan lima tokoh agama dalam doa bersama . Momentum tersebut menjadi simbol kuat persatuan dan kebersamaan masyarakat Sulawesi Tengah dalam menghadapi masa-masa sulit pascabencana.

Dalam sambutannya, Gubernur Anwar Hafid menyampaikan bahwa doa bersama ini bukan sekadar kegiatan seremonial keagamaan, melainkan wujud nyata solidaritas dan kepedulian masyarakat terhadap sesama yang sedang mengalami musibah.

“Pada kesempatan yang penuh hikmat ini, kita berkumpul bukan sekadar untuk hadir bersama, tetapi untuk memanjatkan doa bagi saudara-saudara kita yang terdampak gempa bumi. Musibah ini telah meninggalkan duka yang mendalam bagi masyarakat kita,” ujar Anwar Hafid.

Menurutnya, bencana gempa bumi tidak hanya menimbulkan kerusakan fisik, tetapi juga meninggalkan luka dan trauma bagi masyarakat yang terdampak. Karena itu, dukungan moral, spiritual, dan kebersamaan menjadi kekuatan penting dalam proses pemulihan.

Ia mengajak seluruh masyarakat Sulawesi Tengah untuk terus menjaga semangat persaudaraan dan gotong royong, tanpa memandang perbedaan agama maupun latar belakang.

“Jangan melihat kegiatan ini hanya sebagai seremonial semata. Melalui kebersamaan seperti ini, kita menunjukkan bahwa persatuan kita sangat kuat. Kebersamaan adalah modal utama untuk menghadapi setiap ujian yang datang,” tegasnya.

Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, Anwar Hafid juga menyampaikan rasa prihatin dan belasungkawa kepada seluruh warga yang terdampak gempa bumi. Ia berharap masyarakat diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan tersebut.

Gubernur turut memberikan apresiasi kepada organisasi keagamaan, relawan, komunitas sosial, serta berbagai pihak yang telah bergerak cepat menyalurkan dan memberikan dukungan kepada para korban bencana.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menunjukkan kepedulian dan membantu masyarakat terdampak. Semoga setiap kebaikan yang diberikan menjadi berkat bagi sesama,” katanya.

Lebih lanjut, Anwar Hafid mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat kerukunan antarumat beragama dan menjaga persatuan sebagai modal sosial yang sangat berharga dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk ancaman bencana alam yang sewaktu-waktu dapat terjadi.

Mengakhiri sambutannya, Gubernur mengajak seluruh jemaat yang hadir menyanyikan lagu “Torang Samua Basudara”. Lagu yang telah menjadi simbol persaudaraan masyarakat Sulawesi Tengah itu menggema di Lapangan Immanuel dan menambah suasana haru serta penuh kekeluargaan.

Kegiatan Doa Bersama Peduli Gempa berlangsung khidmat dan sarat makna. Ribuan jemaat yang hadir memanjatkan doa dan harapan agar para korban diberikan kekuatan, keselamatan, serta proses pemulihan pascabencana dapat berjalan dengan baik.

Semangat persatuan yang ditunjukkan dalam kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa masyarakat Sulawesi Tengah tetap kokoh dan saling menguatkan dalam menghadapi setiap ujian yang datang.