Sabtu, 8 Agustus 2026

Jamaah Haji Asal Palu Meninggal Dunia di Pesawat Saat Perjalanan Pulang dari Tanah Suci

Jamaah Haji Palu
Jamaah haji asal Kota Palu tiba di Asrama Haji Transit Palu usai menunaikan ibadah haji di Tanah Suci. FOTO: istimewa

,netiz.id — Kabar duka menyelimuti kepulangan jamaah haji asal Sulawesi Tengah. Seorang jamaah haji asal Kota Palu dilaporkan meninggal dunia di dalam pesawat saat perjalanan pulang dari Tanah Suci menuju Indonesia.

Jamaah yang wafat diketahui bernama Hj. Runia Ugu Amu, lahir pada Desember 1963. Almarhumah merupakan jamaah haji yang tergabung dalam Kloter BPN 9, Rombongan 4, Regu 13 asal Kota Palu.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah , H. Muchlis, membenarkan informasi tersebut dan menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya almarhumah.

Berdasarkan laporan Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI), Hj. Runia Ugu Amu meninggal dunia pada 19 Juni 2026 pukul 10.41 WIB saat berada di dalam pesawat yang membawa rombongan jamaah haji kembali ke Tanah Air.

Saat kejadian, pesawat diketahui sedang melintasi wilayah udara perairan Sumatra-. TKHI menyebutkan almarhumah wafat sekitar lima jam sebelum pesawat mendarat di Balikpapan, Kalimantan Timur.

Dari informasi medis yang diterima, almarhumah memiliki riwayat beberapa penyakit, yakni atrial fibrilasi, hipokalemia, dan pneumonia. Tim kesehatan yang bertugas telah memberikan penanganan sesuai prosedur selama penerbangan.

Atas peristiwa tersebut, Kementerian Haji dan Umrah Sulawesi Tengah menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan.

“Kami turut berduka cita atas wafatnya salah satu jamaah haji asal Kota Palu. Semoga almarhumah memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan,” ujar H. Muchlis.

Menurut informasi yang diterima, almarhumah akan diberangkatkan bersama rombongan jamaah haji Kloter BPN 9 dan dijadwalkan tiba di Kota Palu pada hari ini melalui Trip 1 pukul 08.00 WITA.

Peristiwa ini menambah daftar jamaah haji Indonesia yang wafat selama penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026. Meski demikian, proses pemulangan jamaah haji asal Sulawesi Tengah lainnya tetap berlangsung sesuai jadwal yang telah ditetapkan.