Rabu, 29 Juli 2026

Gempa Kumamoto Magnitudo 7,1 Tewaskan Dua Warga dan Hancurkan Aeon Mall

Gempa Kumamoto

KUMAMOTO, NETIZ – Peristiwa Kumamoto berkekuatan magnitudo 7,1 mengguncang wilayah Prefektur Kumamoto, Pulau Kyushu, Jepang, pada Selasa 28/07 pukul 16.27 waktu setempat. alam ini menewaskan sedikitnya dua orang dan melukai lebih dari 334 warga setelah meruntuhkan pusat perbelanjaan Aeon Mall Kumamoto.

Badan Meteorologi Jepang menjelaskan bahwa pusat gempa berada di kedalaman 10 sampai 16 kilometer. Pemicu guncangan hebat ini diduga berasal dari pergeseran sesar Hinagu yang sebelumnya aktif pada tahun 2016. Dampak gempa Kumamoto kali ini bahkan dirasakan hingga ke wilayah Busan, Korea Selatan.

“Gempa tahun 2016 diyakini telah memicu tegangan besar, yang akhirnya menyebabkan pergerakan di sepanjang zona sesar Hinagu kali ini,” kata Shinji Toda, Profesor Seismologi Universitas Tohoku.

Kerusakan infrastruktur dilaporkan cukup masif dengan sedikitnya 12 rata dengan tanah. transportasi Shinkansen dihentikan sementara dan banyak jadwal penerbangan internasional di Bandara Kumamoto dibatalkan. Meski sempat ada kekhawatiran, pihak Kyushu Electric Power memastikan tidak ada gangguan pada operasional PLTN Sendai dan Genkai.

“Gempa ini terjadi di daratan, dan belum ada aktivitas tsunami yang teramati sejauh ini. Karena alasan ini, kami berharap dapat mencabut peringatan tsunami pada tahap awal,” kata Juru Bicara JMA.

Laporan dari lapangan menyebutkan adanya ledakan keras di pusat perbelanjaan Aeon Mall sesaat setelah guncangan terjadi. Saksi mata melihat dinding bangunan terlempar dan menimpa kendaraan di sekitar lokasi kejadian. Tim SAR saat ini masih berupaya mencari puluhan warga yang dinyatakan hilang di bawah reruntuhan gedung akibat gempa Kumamoto tersebut.

“Saya mendengar suara ledakan keras tidak lama setelah gempa. Dinding bangunan terlempar hingga menghantam mobil di dekat pusat perbelanjaan,” kata seorang sopir taksi di Kumamoto.

Pemerintah setempat mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi gempa susulan yang mungkin terjadi dalam beberapa hari ke depan. Penanganan darurat gempa Kumamoto kini difokuskan pada evakuasi luka dan pemulihan jalur logistik di wilayah terdampak. (KB/*)