PALU,netiz.id — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Tengah, Dr. Hj. Nilam Sari Lawira, SP.MP, memimpin Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2024.
Acara berlangsung pada Selasa, (11/4/23), di Hotel Best Western Coco Palu. turut hadiri Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah, Drs. H. Ma’mun Amir, serta sejumlah pejabat penting lainnya, seperti Wakil Ketua-III DPRD Provinsi Sulteng, H. Muharram Nurdin, S.Sos.M.Si, Ketua Komisi-III DPRD Provinsi Sulteng, Sonny Tandra, ST, dan Rosmini A. Batalipu.
Acara ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, seperti Dirjen Bina Pembangunan Daerah, Ir. Restuadi Daud, M.Sc, yang mewakili Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, serta Staf Ahli Menteri Bidang Perencanaan dan Kewilayahan, Drs. Oktorialdi, MA, Ph.D, yang mewakili Kepala Bappenas RI.
Dalam pidatonya, Ketua DPRD Provinsi Sulteng, Dr. Nilam Sari Lawira, menyoroti beberapa prioritas pembangunan Sulawesi Tengah pada tahun 2024. Diantaranya adalah upaya untuk meningkatkan daya saing produk dan komoditas unggulan daerah, yang diharapkan akan meningkatkan nilai tambah dan pendapatan masyarakat.
“Selain itu, perkuatannya konektivitas antar wilayah dan infrastruktur dasar untuk mengurangi kesenjangan wilayah, serta peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang berdaya saing, menjadi sorotan utama dalam visi pembangunan daerah,” Ucapnya
Ketua DPRD Sulteng juga menggarisbawahi pentingnya meningkatkan ketahanan terhadap bencana, perubahan iklim, perlindungan lingkungan, dan percepatan reformasi birokrasi sebagai langkah-langkah kunci dalam mencapai pembangunan yang berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut, Nilam Sari Lawira juga memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Daerah Sulawesi Tengah atas komitmen dan kesungguhan mereka dalam mengembangkan potensi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Politisi NasDem Sulteng itu berharap agar kerjasama yang baik dengan masyarakat, sektor swasta, dan instansi terkait dapat ditingkatkan untuk mewujudkan pembangunan yang lebih baik dan inklusif di masa depan. Demikian Ketua DPRD Sulteng. (TIM)






