DONGGALA,netiz.id — Pengurus Cabang Federasi Airsoft Indonesia (FAI) Kabupaten Donggala masa bakti 2026–2030 resmi dikukuhkan di Ruang Kasiromu, Kantor Bupati Donggala, Jum’at (13/02/26).
Wakil Bupati Donggala, Taufik M. Burhan, yang mewakili Bupati Vera Elena Laruni, menyampaikan apresiasi kepada komunitas airsoft di Donggala. Ia menilai pengukuhan tersebut menandai penguatan organisasi olahraga yang sehat, disiplin, dan beretika.
Menurutnya, airsoft bukan sekadar hobi, tetapi olahraga yang melatih fokus, kolaborasi tim, pengendalian emosi, serta kemampuan mengambil keputusan secara cepat dan tepat, terutama bagi generasi muda.
Meski demikian, ia mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi dan aspek keamanan. Senjata replika seperti airsoft gun, kata dia, kerap disalahgunakan di sejumlah daerah karena bentuknya menyerupai senjata api asli dan mudah dibeli secara daring.
“Peringatan ini bukan untuk menghambat hobi, tetapi menegaskan bahwa keselamatan dan etika adalah prioritas. Airsoft memiliki nilai positif jika dijalankan secara benar dan bertanggung jawab,” tegasnya.
Ia juga menilai Donggala berpotensi menjadi pusat pengembangan olahraga rekreasi dan sport tourism di Sulawesi Tengah. Jika dikelola dengan baik, kompetisi airsoft dinilai mampu menarik peserta dari luar daerah sekaligus menggerakkan ekonomi lokal.
Terkait rencana penyelenggaraan FORNAS 2027 di Palu, ia berharap FAI Donggala mulai menyiapkan pembinaan dan pemetaan potensi atlet. “Donggala harus hadir sebagai kontingen yang siap berprestasi,” pungkasnya. (KB/*)





