Menu

Mode Gelap

Daerah · 19 Nov 2022

Bawaslu Donggala Pastikan Akan Kawal Ketat Perekrutan PPK


					Bawaslu Donggala Pastikan Akan Kawal Ketat Perekrutan PPK Perbesar

DONGGALA,netiz.id — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) kabupaten akan mengawasi tahapan perekrutan calon anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang akan dilakukan KPU pada tanggal 20 hingga 29 .

Hal itu dikatakan Donggala Mohammad Fikri saat dikonfirmasi media ini. Sabtu (20/11/22).

Fikri sapaan akrabnya menyampaikan memasuki tahapan pembentukan badan ADHOC atau penyelenggara Pemilihan Umum (Pemilu) ditingkat kecamatan atau (PPK) oleh KPU Kabupaten Donggala.

Saat ini kata Fikri, bersama jajaran Pengawas/Panwaslu Kecamatan siap mengawasi dan mengkawal proses tersebut agar berjalan dengan baik sesuai dengan prosedur, mekanisme dan tatacara sebagaimana peraturan dan petunjuk teknis pembentukan.

“Berdasarkan jadwal, bahwa Besok hari Minggu tanggal 20 Sampai dengan tanggal 29 November 2022 dan Merupakan masa pengumuman dan penerimaan pendaftaran calon anggota PPK,” Ujarnya

Olehnya Fikri berharap pada proses ini dapat dilaksanakan secara terbuka, dengan memperhatikan kompetensi, kapasitas, integritas dan kemandirian calon.

“Demi memastikan bahwa para penyelenggara Pemilu yang terjaring nantinya mereka yang mampu bekerja profesional, independen dan memiliki integritas dalam penyelenggaraan tahapan Pemilu mendatang,” Jelasnya

Lebih lanjut, Fikri katakan bahwa masa pengumuman dan penerimaan pendaftaran calon anggota PPK, dimana Bawaslu Donggala bersama jajaran pengawas Kecamatan telah siap melakukan pengawasan untuk memastikan pengumuman pendaftaran tersosialisasi dengan baik misalnya di media dan masyarakat pada umumnya diwilayah kab. donggala.

“Karna ada yang berbeda dalam pendaftaran PPK kali ini, dimana proses pendaftaran menggunakan aplikasi SIAKBA yaitu kelengkapan persyaratan pendaftaran dikonfersi dalam file digital kemudian di upload pada aplikasi tersebut,” Tuturnya

Fikri juga menambahkan bahwa kelengkapan persyaratan kesehatan jasmani dan rohani serta riwayat kesehatan tidak hanya menjadi syarat formal tapi penting menjadi perhatian sebagai pertimbangan dalam kelulususan figur dalam proses seleksi.

“Berdasarkan pengalaman penyelenggaraan pemilu serentak tahun 2019 jajaran adhok yg sakit karena kelelahan bahkan meninggal dunia karena memiliki riwayat penyakit,” Ucapnya

Tak lupa, Fikri juga mengajak masyarakat untuk juga aktif mengawasi jalannya proses pembentukan secara partisipatif dengan memberikan tanggapan dan masukan masyarakat kepada KPU setempat atas sosok figur para pendaftar atau calon anggota PPK, agar penyelenggara teknis ditingkat kecamatan yang nantinya adalah figur-figur yang benar memiliki kompetensi, kemampuan dan kapasitas kepemiluan serta berintegritas, bukan karena titipan dan lainnya.

“Karena integritas dan kualitas hasil pemilu akan ditentukan oleh integritas proses penyelenggaraan pemilu oleh penyelenggara ditingkat bawah atau kecamatan dan desa.” Pungkas itu. (KB)

Artikel ini telah dibaca 129 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Anwar Hafid Nakhodai MIPI, Perluas Kiprah Ilmu Pemerintahan hingga Pelosok Daerah

17 Januari 2026 - 21:01

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Kapal Pelni Diminta Kembali ke Donggala, DPRD Tegaskan Dukungan Penuh

17 Januari 2026 - 20:39

Hermin

Kolaborasi UGM–Kagama Diharapkan Percepat Pembangunan Sulawesi Tengah

17 Januari 2026 - 20:11

KAGAMA SULTENG

Anwar Hafid Resmi Pimpin MIPI, Dorong Penguatan Ilmu Pemerintahan Berbasis Daerah

17 Januari 2026 - 19:41

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Pertanahan Donggala Dorong Kepastian Hukum Lewat Koordinasi Sengketa Sertipikat

17 Januari 2026 - 06:04

Pertanahan Donggala

Anwar Hafid Dorong Sigi Jadi Sentra Budidaya Ikan Air Tawar

16 Januari 2026 - 14:12

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid
Trending di Daerah