Rabu, 13 Mei 2026

FLS3N dan O2SN 2026 Donggala Resmi Dibuka, Disdikpora Dorong Lahirnya Generasi Emas Berkarakter

Disdikpora Donggala
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Donggala, Ansyar Sutiadi, saat membuka kegiatan FLS3N dan O2SN jenjang SD dan SMP tingkat Kabupaten Donggala Tahun 2026, Selasa (12/05/26). FOTO: Disdikpora Donggala

DONGGALA,netiz.id – Pemerintah Kabupaten Donggala resmi membuka kegiatan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) dan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) jenjang SD dan SMP tingkat Kabupaten Donggala Tahun 2026 di Ruang Kasiromu, Kantor Bupati Donggala, Selasa (12/05/26).

Kegiatan tersebut diikuti ratusan siswa perwakilan dari 16 kecamatan. Ajang tahunan ini menjadi wadah pengembangan bakat siswa di bidang seni, sastra, dan olahraga sekaligus memperkuat karakter generasi muda.

Bupati Donggala, Vera Elena Laruni, melalui Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Donggala, Ansyar Sutiadi, menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter peserta didik.

“Pendidikan bukan sekadar soal angka di atas kertas rapor. Pendidikan adalah tentang membentuk manusia yang utuh. Hari ini, kita menyatukan dua pilar besar pembentukan karakter, yaitu seni dan olahraga,” ujar Ansyar.

Menurutnya, FLS3N yang mengusung tema “Menumbuhkan Karakter Bangsa melalui Kreativitas dan Apresiasi Seni Budaya” menjadi ruang bagi siswa untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus memperkuat kecintaan terhadap budaya bangsa.

“Seni adalah bahasa universal yang memperhalus jiwa dan memperkuat identitas kita sebagai bangsa yang kaya akan budaya,” katanya.

Sementara itu, melalui O2SN bertema “Talenta Sehat, Bugar, Berkarakter, dan Hebat melalui Olahraga”, pemerintah berharap lahir generasi muda Donggala yang tangguh, disiplin, sehat, dan menjunjung tinggi sportivitas.

“Badan yang sehat dan bugar merupakan fondasi utama bagi lahirnya talenta-talenta hebat yang siap bersaing di masa depan,” jelasnya.

Ansyar juga memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar tampil maksimal tanpa melupakan etika dan semangat sportivitas.

“Kepada anak-anakku para atlet dan seniman muda, keluarkan kemampuan terbaik kalian. Menang atau kalah adalah bagian dari proses, namun semangat pantang menyerah adalah mental juara yang sesungguhnya,” tuturnya.

Selain itu, ia meminta para juri dan wasit menjalankan tugas secara objektif dan transparan demi menghasilkan wakil terbaik Kabupaten Donggala pada tingkat provinsi.

“Kualitas juara yang akan kita kirim ke tingkat provinsi nantinya bergantung pada kejujuran dan profesionalisme penilaian,” pungkasnya. (KB/)