Minggu, 3 Mei 2026

PKS Sulteng Genjot Pembinaan DPD Lewat PKSM, Tegaskan Fokus K2P2

PKS SULTENG
Ketua DPW PKS Sulteng, Muhammad Wahyudin saat memimpin PKSM bersama DPTD PKS Kabupaten Poso, Sabtu (02/05/26). FOTO: Humas PKS Sulteng

POSO,netiz.id – Dewan Pimpinan Tingkat Wilayah (DPTW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sulawesi Tengah terus menggenjot pembinaan struktur partai hingga ke tingkat daerah melalui kegiatan Pembinaan, Koordinasi, Supervisi, dan Monitoring (PKSM) yang digelar di seluruh Dewan Pimpinan Daerah (DPD).

Ketua DPW PKS Sulteng, Muhammad Wahyudin, mengatakan bahwa PKSM menjadi langkah strategis untuk memastikan roda organisasi berjalan optimal, sekaligus memperkuat soliditas kader di daerah.

“Unsur DPTW berbagi tugas, didampingi pengurus MPW, DSW, dan DPW untuk mengunjungi seluruh DPD se-Sulteng. Kegiatan ini kita mulai sekarang hingga menjelang Iduladha, insyaallah,” ujarnya saat memulai PKSM di DPD PKS Kabupaten Poso, Sabtu (02/05/26).

Pelaksanaan PKSM di Kabupaten Poso berlangsung selama dua hari, yakni Sabtu hingga Ahad (2–3 Mei 2026). Dalam kegiatan tersebut, Wahyudin yang akrab disapa Ustadz Wahyu didampingi sejumlah pengurus, di antaranya Bendahara DPW Sri Atun serta Ketua Fraksi PKS DPRD Sulteng Wiwik Jumatul Rofi’ah, bersama jajaran DSW, MPW, dan DPW PKS Sulteng.

Melalui PKSM, jajaran pengurus melakukan evaluasi program kerja DPD, sekaligus memberikan pembinaan terkait dinamika organisasi. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat strategi pelayanan kepada masyarakat.

Wahyudin menegaskan bahwa arah gerak PKS saat ini difokuskan pada K2P2, yakni kader dan kaderisasi, serta pelayanan publik.

“Sesuai arahan Presiden, saat ini kita fokus pada penguatan kader dan kaderisasi, serta pelayanan publik yang lebih maksimal,” tegasnya.

Selain penguatan kaderisasi, PKS Sulteng juga menekankan pentingnya tertib organisasi, mulai dari administrasi, pengelolaan keuangan, hingga penguatan manajemen internal partai. Ia juga mengingatkan agar setiap kegiatan pelayanan yang dilakukan kader dapat dipublikasikan secara luas.

“Kegiatan pelayanan harus terus digelorakan dan disampaikan kepada masyarakat agar manfaatnya benar-benar dirasakan,” tambahnya.

Rangkaian PKSM ini juga dirangkaikan dengan semarak peringatan Milad ke-24 PKS di sejumlah daerah. Beberapa DPD bahkan mengemas kegiatan tersebut dalam bentuk aksi sosial, seperti pasar murah yang menyasar masyarakat.

“Kunjungan PKSM ini sekaligus menghadiri puncak kegiatan Milad ke-24 PKS yang di beberapa daerah dilaksanakan dalam bentuk pasar murah,” tandas Wahyudin. (KB/*)