DONGGALA,netiz.id – Camat Banawa, Mohammad Reza, mendorong penguatan kolaborasi lintas sektor dalam mendukung program kesehatan masyarakat tahun 2026, dengan fokus utama pada percepatan penanganan stunting. Hal ini disampaikan dalam kegiatan Pertemuan Lintas Sektor Triwulan I yang digelar UPTD Puskesmas Gonenggati di Aula Kantor Camat Banawa, Kamis (30/04/26).
Dalam forum tersebut, sejumlah isu strategis dibahas, di antaranya evaluasi capaian stunting periode Januari–Maret 2026, evaluasi Standar Pelayanan Minimal (SPM) serta Cek Kesehatan Gratis (CKG) di lingkungan sekolah, hingga penanganan kasus campak melalui pelaksanaan Outbreak Response Immunization (ORI) di wilayah kerja Puskesmas.
Reza menegaskan bahwa keberhasilan program kesehatan tidak dapat berjalan secara parsial, melainkan membutuhkan sinergi seluruh elemen. “Penanganan stunting dan penyakit menular harus dilakukan secara bersama-sama. Dibutuhkan komitmen dan peran aktif semua pihak agar hasilnya maksimal,” ujarnya.
Mantan Kabag Humas Prokopim Setda Donggala menambahkan bahwa melalui pertemuan ini, diharapkan program kesehatan yang dijalankan di wilayah Donggala dapat lebih terarah dan efektif.
“Pemerintah Kecamatan Banawa optimistis, dengan kolaborasi yang solid, upaya menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat dapat tercapai secara berkelanjutan,” ucapnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) serta mitra lintas sektor, seperti perwakilan Polsek Banawa, Koramil, KUA, dan UPTD BKKBN. Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan adanya keseriusan dalam memperkuat koordinasi dan komunikasi lintas sektor. (KB)






