Sabtu, 9 Mei 2026

Ketua Komisi I DPRD Sulteng Sebut Penguatan Wawasan Nusantara Harus Dimulai dari Daerah

DPRD SULTENG
Ketua Komisi I DPRD Sulteng, Bartholomeus Tandigala, menghadiri Rakor Penguatan Wawasan Nusantara sebagai upaya memperkuat komponen cadangan dan ketahanan nasional di Sulawesi Tengah. FOTO: Humas DPRD Sulteng

PALU,netiz.id – Ketua Komisi I DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Dr. Ir. Bartholomeus Tandigala, menilai penguatan wawasan nusantara menjadi langkah strategis untuk menjaga keutuhan bangsa di tengah meningkatnya ancaman global, gangguan siber, disrupsi teknologi, hingga dinamika geopolitik.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri Rapat Koordinasi Analisis Kegiatan Prioritas Penguatan Konsep dan Praktik Wawasan Nusantara bagi Seluruh Rakyat Indonesia dalam Memperkuat Komponen Cadangan Tahun 2026 di Kota Palu, Kamis (09/04/26).

Bartholomeus hadir mewakili Ketua DPRD Sulawesi Tengah dan memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program prioritas nasional yang digagas pemerintah pusat.

Ia menegaskan, penguatan wawasan nusantara harus dimulai dari daerah dengan melibatkan seluruh unsur, mulai dari pemerintah, DPRD, TNI/Polri, akademisi, hingga masyarakat.

Menurutnya, kesadaran bela negara tidak cukup hanya dipahami secara teori, tetapi harus diwujudkan dalam sikap dan tindakan nyata untuk menjaga persatuan dan stabilitas daerah.

“Penguatan wawasan nusantara harus menjadi gerakan bersama. Semua pihak harus terlibat agar semangat cinta tanah air dan persatuan bangsa tetap terjaga,” katanya.

Bartholomeus menyebut, Sulawesi Tengah memiliki potensi besar dalam mendukung penguatan komponen cadangan nasional karena letak geografisnya yang strategis dan sumber daya yang dimiliki.

Oleh karena itu, ia memastikan DPRD Sulawesi Tengah melalui Komisi I akan terus mendukung kebijakan yang memperkuat ketahanan nasional dan memperluas pemahaman masyarakat tentang pentingnya bela negara.

“Keutuhan NKRI harus terus dijaga. DPRD Sulawesi Tengah akan selalu berada di garis depan dalam mendukung program yang memperkuat persatuan, ketahanan, dan kedaulatan bangsa,” tandasnya. (KB/*)