Rabu, 24 Juni 2026

Gubernur Anwar Hafid Tekankan Kepatuhan Norma Ketenagakerjaan, Investasi di Sulteng Harus Tertib dan Aman

Gubernur Anwar Hafid
Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, memimpin Rapat Koordinasi Peningkatan Kepatuhan Norma Penggunaan Tenaga Kerja Asing di Gedung Pogombo, Kantor Gubernur Sulteng, Selasa (03/03/26). FOTO: Biro Adpim Pemprov Sulteng

PALU,netiz.idGubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap norma ketenagakerjaan sebagai fondasi menciptakan iklim investasi yang sehat dan berkelanjutan di daerah.

Hal tersebut disampaikan saat membuka Rapat Koordinasi Peningkatan Kepatuhan Norma Penggunaan Tenaga Kerja di Gedung Pogombo, Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Selasa (03/03/26).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulawesi Tengah, Donny K. Budjang, bersama perwakilan perusahaan serta sejumlah pemangku kepentingan di sektor ketenagakerjaan.

Dalam arahannya, Anwar Hafid menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen memastikan kawasan industri di Sulawesi Tengah berkembang secara sehat, tertib, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Sejak awal saya menjadi gubernur, saya ingin memastikan kawasan industri di Sulawesi Tengah tumbuh sebagai motor ekonomi yang sehat, tertib, dan memberi manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat dan daerah,” ujarnya.

Menurutnya, penguatan kepatuhan terhadap norma ketenagakerjaan menjadi bagian penting dalam menjaga keseimbangan antara kepentingan investasi dan perlindungan tenaga kerja.

Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terus membangun komunikasi intensif dengan pemerintah pusat guna menyelesaikan berbagai persoalan di daerah secara komprehensif.

“Alhamdulillah, melalui komunikasi yang baik dengan kementerian terkait, banyak persoalan yang sebelumnya menghambat kini dapat diselesaikan. Prinsipnya, semua kegiatan usaha harus berjalan secara legal, tertib, dan memberikan rasa aman, baik bagi tenaga kerja maupun investor,” katanya.

Anwar Hafid juga menekankan pentingnya kepatuhan terhadap norma keselamatan dan kesehatan kerja (K3) guna memastikan tenaga kerja dapat bekerja dengan aman dan nyaman.

“Kita ingin tenaga kerja bekerja dengan nyaman dan aman. Pemerintah hadir bukan untuk menyulitkan, tetapi memastikan semua berjalan sesuai aturan sehingga tidak ada pihak yang dirugikan dan nama baik daerah tetap terjaga,” tegasnya.

Rapat koordinasi tersebut diharapkan menjadi langkah strategis untuk memperkuat tata kelola ketenagakerjaan yang tertib, berkeadilan, serta mendorong Sulawesi Tengah sebagai daerah tujuan investasi yang aman dan terpercaya. (KB/*)