DONGGALA,netiz.id — Dalam upaya mengatasi masalah stunting, Pemerintah Kabupaten Donggala mengadakan forum ‘Rembuk Stunting‘ di ruang Kasiromu kantor Bupati Donggala pada Rabu (13/9/23).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain Wakil Bupati Donggala, Moh Yasin, Sekretaris Daerah (Sekda) Donggala, Rustam Effendi, pejabat dari Pemerintah Provinsi Sulteng, Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia mewakili Kepala Bappeda Provinsi Sulawesi Tengah, Koordinator Manajer Satgas Stunting mewakili Kepala BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah, Ketua Tim Peneliti Poltekkes mewakili Direktur Poltekkes serta Unsur Forkopimda Kabupaten Donggala.
Wakil Bupati Donggala, Moh Yasin mengatakan bahwa Stunting adalah agenda nasional. Dari 160 kabupaten/kota di seluruh Indonesia, Kabupaten Donggala termasuk kabupaten yang menjadi fokus penurunan angka stunting.
“Berdasarkan data stunting di Donggala, angka prevalensi stunting sudah mencapai 32,4%, melebihi tingkat prevalensi stunting di provinsi yang sebesar 28,2%, atau tingkat nasional sebesar 21,6%,” ucapnya.
Yasin menjelaskan untuk mengatasi stunting, penting untuk menetapkan kerja prioritas secara nasional, dan memerlukan komitmen bersama dari berbagai pihak.
“Salah satu langkah penting adalah meluncurkan kampanye nasional untuk mengubah perilaku masyarakat terkait dengan ketahanan pangan dan gizi,” jelasnya.
Yasin juga menyebutkan bahwa forum ‘Rembuk Stunting’ menjadi wadah penting dalam mempromosikan kesadaran dan tindakan untuk mengatasi masalah ini dalam perjalanan menuju keluarga yang bebas dari stunting.
“Target kami Pemda Donggala adalah menurunkan tingkat stunting sebesar 14% pada tahun 2024 dan strateginya memperkuat kearifan lokal di masing-masing wilayah, dan terus memantau perkembangan stunting,” ujarnya.
Di bidang desa, bersama dengan kader kesehatan akan melakukan penelusuran potensi stunting. Khususnya, camat akan berkoordinasi dengan kepala puskesmas untuk menginventarisasi ibu hamil di wilayah kerja mereka dan melaporkan data secara berkala. Demikian Wakil Bupati Donggala.
Penandatanganan kesepakatan penuntasan stunting dimulai oleh Wakil Bupati Moh Yasin dan Sekda Rustam Effendi, serta dihadiri oleh forkopimda, camat, hingga kepala desa. (KB)




