Sabtu, 27 Juni 2026
Daerah  

Kunjungi Dua Pasar Tradisional, Wakil Wali Kota Palu Pastikan Stok Bahan Pokok Aman Jelang Nataru

Wakil Wali Kota Palu, Reny Lamadjido saat mengunjungi lapak penjual ikan di Pasar Inpres Manonda pada Jum’at (13/12/24). FOTO: Jufri
Wakil Wali Kota Palu, Reny Lamadjido saat mengunjungi lapak penjual ikan di Pasar Inpres Manonda pada Jum’at (13/12/24). FOTO: Jufri

PALU,netiz.idWakil Wali Kota Palu, Reny A. Lamadjido, bersama tim gabungan melakukan peninjauan ke Pasar Inpres Manonda dan Pasar Masomba pada Jumat pagi, (13/12/24). Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok serta stabilitas harga menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), yaitu Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.  

Dalam kunjungan tersebut, Wakil Wali Kota didampingi oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Palu, perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Tengah, Dinas Pertanian, Bulog Sulteng, serta aparat TNI dan Polri. Peninjauan mencakup seluruh area pasar, mulai dari bagian luar hingga ke bagian dalam.  

Selain meninjau langsung, Reny juga menyempatkan diri berdialog dengan para pedagang. Ia menanyakan harga sejumlah komoditas utama seperti beras, bawang, cabai, dan kebutuhan pokok lainnya. Dalam keterangannya, Reny mengungkapkan bahwa harga beras saat ini masih stabil di angka Rp16.000 per kilogram, sementara harga bawang mengalami sedikit kenaikan, namun tidak signifikan.  

Reny juga menegaskan bahwa stok bahan pokok di Palu masih aman hingga dua bulan ke depan, sehingga masyarakat diharapkan tidak khawatir terhadap ketersediaan sembako menjelang HBKN.  

Pasar tradisional seperti Pasar Inpres Manonda dan Pasar Masomba dipilih sebagai lokasi pemantauan karena perannya yang strategis sebagai pusat perdagangan masyarakat.
“Pemerintah Kota Palu berharap kegiatan ini dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat terkait ketersediaan bahan pokok dengan harga yang stabil selama perayaan Natal dan Tahun Baru,” ucapnya

Pemerintah setempat juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Bulog dan Bank Indonesia, untuk memastikan kelancaran distribusi bahan pokok di wilayah Palu. Demikian Reny Lamadjido. (*)