Senin, 27 Juli 2026
Daerah  

Kunjungan ke Buol, Anwar dan Reny Disambut Meriah dan Diberi Gelar Kehormatan

Anwar hafid
Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid dan Wakil Gubernur Reny A. Lamadjido disambut secara adat saat tiba di Istana Raja Buol untuk menerima gelar kehormatan Tau Doka, Senin (27/05/25). FOTO: istimewa

BUOL,netiz.id — Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Hafid dan Reny A. Lamadjido tiba di Bandara Pogogul, Buol, Senin (26/05/25) sekitar pukul 11.20 WITA. Keduanya datang bersama rombongan menggunakan pesawat bisnis Wings Air dalam rangka kerja sekaligus menghadiri prosesi adat penobatan gelar kehormatan dari Kerajaan Buol.

Rombongan yang turut serta terdiri dari sekitar 70 pejabat dari Pemerintah , termasuk asisten, kepala dinas, kepala biro, dan kepala bidang. Beberapa di antaranya adalah kepala dinas bina marga dan penataan ruang, kepala badan pendapatan, kepala dinas kehutanan, direktur rumah sakit umum daerah Undata, kepala dinas cikasda, serta pelaksana tugas kepala dinas perkebunan dan peternakan.

Setibanya di bandara, rombongan disambut oleh pemerintah daerah Buol dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah.

Sepanjang perjalanan dari Bandara Pogogul menuju pusat kota, Anwar dan Reny disambut antusias oleh warga, termasuk para siswa SD, SMP, dan SMA yang berdiri di tepi jalan wilayah Kecamatan Momunu sambil melambaikan tangan dan membawa bendera kecil.

Sebelum menuju rumah adat, keduanya menyempatkan diri menunaikan salat Zuhur di Masjid Agung Buol. Setelah itu, rombongan melanjutkan perjalanan ke Rumah Raja Buol untuk menjalani prosesi adat.

Tepat pukul 13.13 WITA, Anwar Hafid dan Reny Lamadjido tiba di Istana Raja Buol dan menerima gelar adat Tau Doka. Prosesi ini dipimpin oleh Raja Buol ke-7, Muhammad Safri Turungku.

Dalam sambutannya, Raja Buol menyampaikan bahwa penganugerahan gelar Tau Doka merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi dalam memimpin Sulawesi Tengah. Ia juga mengajak seluruh pihak mendukung program pembangunan dan menjaga adat istiadat daerah.

“Penobatan ini menjadi simbol penghormatan atas peran pemimpin dalam membawa . Kami berharap nilai-nilai terus dijaga dan dilestarikan,” ujarnya. (*)