HAINAN,netiz.id – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, didampingi Ketua TP-PKK Sulawesi Tengah, Sry Nirwanti Bahasoan, mengunjungi Hainan International Medical Center (HIMC) di Pulau Hainan, China, Selasa (19/5/2026). Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka studi sekaligus penjajakan kerja sama di sektor kesehatan dan industri farmasi.
Dalam kunjungan itu, Gubernur Anwar Hafid mengaku terkesan dengan konsep kawasan kesehatan terpadu yang diterapkan HIMC. Kawasan tersebut dinilai menjadi salah satu pusat layanan medis paling lengkap di dunia dengan dukungan fasilitas modern serta jaringan rumah sakit bertaraf internasional.
Diketahui, HIMC memiliki sekitar 40 rumah sakit dengan berbagai spesialisasi penyakit yang terintegrasi dalam satu kawasan kesehatan modern. Keberadaan pusat layanan kesehatan tersebut dinilai mampu menjadi contoh pengembangan sektor kesehatan di berbagai daerah, termasuk Sulawesi Tengah.
“Alhamdulillah, hari ini kami melihat langsung salah satu pusat kesehatan paling lengkap di dunia. Banyak hal yang dapat menjadi inspirasi bagi Sulawesi Tengah, khususnya dalam mendukung Program Berani Sehat dan mendorong RS Undata menjadi rumah sakit bertaraf internasional,” ujar Anwar Hafid.
Menurutnya, pengembangan sektor kesehatan tidak hanya berfokus pada peningkatan fasilitas layanan, tetapi juga membutuhkan penguatan sumber daya manusia, teknologi medis, serta sistem pelayanan yang terintegrasi.
Selain meninjau fasilitas kesehatan, rombongan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah juga menjajaki peluang kerja sama di bidang industri obat-obatan dan kesehatan. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya membuka peluang investasi serta mendorong pengembangan industri kesehatan di Sulawesi Tengah.
Sebagai wilayah strategis di Indonesia bagian tengah, Sulawesi Tengah dinilai memiliki peluang besar dalam pengembangan sektor kesehatan yang terintegrasi dengan investasi dan industri pendukung.
Gubernur berharap hasil kunjungan tersebut dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat sekaligus mempercepat transformasi RS Undata menuju rumah sakit bertaraf internasional.
“Kami ingin masyarakat Sulawesi Tengah mendapatkan layanan kesehatan yang semakin baik, modern, dan berkualitas. Mudah-mudahan kunjungan ini membawa manfaat besar bagi kemajuan sektor kesehatan di daerah,” pungkasnya. (KB/*)






