Kamis, 30 Juli 2026

Transfer Elliot Anderson Pecahkan Rekor, Manchester City Mulai Era Enzo Maresca

Transfer Elliot Anderson

MANCHESTER, NETIZ – Manchester City resmi mengumumkan transfer Elliot Anderson dari dengan nilai fantastis Rp2, triliun pada 23/07/2026 sebagai langkah awal era kepelatihan Enzo Maresca. Pemain berbakat tersebut didatangkan untuk memperkuat lini tengah setelah kepergian Pep Guardiola pada akhir musim lalu. Kesepakatan ini menjadi sorotan utama karena memecahkan rekor nilai transfer pemain Inggris saat kontrak tersebut disepakati.

Pemain berusia 23 tahun itu menandatangani kontrak berdurasi lima tahun hingga 2031 setelah melewati tes medis di Kansas City. Kesepakatan transfer Elliot Anderson ini menunjukkan ambisi besar manajemen untuk segera bangkit dan merebut kembali dominasi di kompetisi domestik. Pihak Manchester City FC mengonfirmasi bahwa seluruh proses administrasi telah rampung sebelum tim memulai jadwal pramusim di Asia.

“Manchester City mengumumkan kedatangan Elliot Anderson dari Nottingham Forest. Pemain berusia 23 tahun itu menandatangani kontrak berdurasi lima tahun,” tulis pernyataan resmi klub.

Setelah pengumuman transfer Elliot Anderson, tim asuhan Maresca dijadwalkan terbang ke Hong Kong untuk menghadapi pada 01/08/2026. Perjalanan pramusim akan berlanjut ke Korea Selatan untuk melawan K-League All Stars dan Atletico Madrid di Seoul. Laga kompetitif pertama mereka akan berlangsung di Cardiff dalam ajang Community Shield melawan pada pertengahan Agustus.

“Ini adalah klub yang dibangun untuk memenangkan trofi dan bersaing di level tertinggi sepak bola. Saya sangat senang mendapatkan kesempatan ini dan bertekad membalas kepercayaan yang telah diberikan City kepada saya,” kata Elliot Anderson, gelandang baru Manchester City.

Meskipun nilai transfer Elliot Anderson terhitung sangat tinggi, profilnya sebagai pemain muda potensial dinilai sangat cocok dengan skema permainan yang akan diterapkan oleh Enzo Maresca. Strategi ini merupakan bagian dari perombakan skuad pasca era sukses Guardiola yang berakhir dengan gelar FA Cup. City kini menargetkan gelar setelah tiga musim tanpa trofi liga tertinggi tersebut. (KB/*)