MANADO,netiz.id — Komitmen menjadikan kawasan timur Indonesia sebagai kekuatan baru olahraga nasional kian nyata. KONI Sulawesi Tengah dan KONI Sulawesi Utara menyatukan langkah, mematangkan komunikasi strategis menuju peluang tuan rumah bersama Pekan Olahraga Nasional (PON) XXIII Tahun 2032.
Pertemuan penting tersebut berlangsung di Kantor KONI Sulawesi Utara, Sabtu (21/02/26), mempertemukan Ketua Umum KONI Sulawesi Tengah Muhammad Fathur Razaq dan Ketua Umum KONI Sulawesi Utara Brigjen TNI (Purn) Jerry Waleleng. Suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi mewarnai diskusi yang fokus pada penguatan sinergi regional.
Fathur Razaq menegaskan, Sulawesi Tengah memandang kerja sama lintas provinsi sebagai langkah strategis dalam membangun kesiapan menyeluruh, baik dari sisi organisasi, sumber daya manusia, hingga dukungan pemerintah daerah.
“Kolaborasi ini bukan sekadar wacana. Kami ingin memastikan kesiapan terukur dan terstruktur menuju PON 2032. Sinergi kawasan timur menjadi kekuatan utama,” tegas Fathur.
Sementara itu, Jerry Waleleng memaparkan perkembangan pembinaan atlet, tata kelola organisasi, serta kesiapan infrastruktur olahraga di Sulawesi Utara. Ia menyambut positif komunikasi yang telah terjalin dan menilai penjajakan tuan rumah bersama menjadi opsi realistis dan strategis.
Menurutnya, kekuatan regional dapat menjadi nilai tambah dalam proses seleksi tuan rumah PON. Dukungan pemerintah daerah, kesiapan venue, hingga pengalaman penyelenggaraan event nasional menjadi faktor penting yang terus dimatangkan.
Tak hanya membahas PON 2032, pertemuan juga menyoroti kesiapan Sulawesi Utara sebagai tuan rumah PON Beladiri yang dijadwalkan berlangsung pada Juni 2026. Ajang tersebut dinilai sebagai momentum pembuktian kapasitas daerah dalam menyelenggarakan event olahraga nasional berskala besar.
Dalam diskusi tersebut, muncul dorongan agar Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah segera menyampaikan surat resmi sebagai bentuk keseriusan membangun kerja sama. Langkah administratif itu dipandang penting untuk memperkuat posisi kedua daerah dalam proses penjajakan.
Pertemuan dihadiri jajaran pengurus KONI dari kedua provinsi, termasuk Ketua Harian KONI Sulawesi Tengah Moh. Ifan Taufan, Direktur Eksekutif Muhammad Warsita, serta sejumlah kepala bidang dan staf. Dari pihak Sulawesi Utara hadir Sekretaris Umum Dr. Drs. Asripan Nani, M.Si., bersama jajaran pengurus lainnya.
Melalui konsolidasi ini, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Utara sepakat memperkuat komunikasi, menyelaraskan strategi, serta membangun kolaborasi terukur sesuai regulasi. Semangat kebersamaan kawasan timur Indonesia diharapkan menjadi fondasi kokoh untuk mewujudkan ambisi besar menjadi tuan rumah bersama PON XXIII Tahun 2032. (KB/*)






