Selasa, 26 Mei 2026
Daerah  

Sulteng Siap Jadi Tuan Rumah FORNAS 2027, Gubernur Anwar Hafid Dorong Penguatan KORMI

Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid,
Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid. FOTO: istimewa

PALU,netiz.id – Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, menyatakan dukungan penuh terhadap penunjukan Sulawesi Tengah sebagai tuan rumah Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) tahun 2027 mendatang.

Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri Pelantikan Pengurus Daerah Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Provinsi Sulawesi Tengah periode 2024–2028, yang digelar di Hotel BW Coco, Palu, Minggu (29/06/25).

“Kita harus jadi tuan rumah FORNAS 2027,” tegas Gubernur Anwar Hafid di hadapan para pengurus KORMI dan tamu undangan.

Untuk mendukung rencana tersebut, Gubernur berkomitmen menghidupkan kembali fungsi hutan kota sebagai salah satu pusat kegiatan olahraga masyarakat dan juga venue penyelenggaraan FORNAS.

“Hutan kota tinggal kita benahi,” ujarnya, sembari mengimbau agar pengurus KORMI Sulteng bersama dinas terkait segera melakukan koordinasi dan persiapan sejak dini.

Namun demikian, tantangan masih ada. Salah satunya adalah mempercepat pembentukan Induk Organisasi Olahraga (Inorga) di bawah KORMI. Saat ini, KORMI Sulteng baru memiliki 40 Inorga, sementara syarat minimal untuk menjadi tuan rumah FORNAS adalah 75 Inorga aktif.

Pada FORNAS ke-8 yang akan digelar di Nusa Tenggara Barat pada 26 Juli hingga 1 Agustus 2025, Gubernur Anwar berencana hadir langsung.

“Saya mesti ikut, siapa tahu kita dapat bendera tuan rumah berikutnya,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada KORMI Sulteng yang dinilainya sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong gerakan BERANI Sehat, sebuah program prioritas Pemprov Sulteng untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

“Kehadiran KORMI untuk membantu pemerintah dengan memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat,” ujarnya.

Ia pun menegaskan bahwa indikator sederhana dari masyarakat yang sehat bisa dilihat dari ramainya aktivitas olahraga di ruang-ruang publik.

“Kalau tiap sore lapangan ramai, itu tanda-tanda masyarakat sehat,” pungkasnya. (KB/*)