Sabtu, 30 Mei 2026
Daerah  

Menteri Kebudayaan Tinjau Situs Megalitik Lore Lindu

Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon
Menteri Kebudayaan RI bersama Wakil Gubernur Sulawesi Tengah meninjau salah satu tinggalan megalitik di Kawasan Situs Megalitik Lore Lindu, Lembah Behoa, Kecamatan Lore Tengah, Kabupaten Poso, Senin (29/12/25). FOTO: istimewa

POSO,netiz.id — Menteri Kebudayaan Republik Indonesia meninjau langsung Kawasan Situs Megalitik Lore Lindu yang berada di Lembah Behoa, Kecamatan Lore Tengah, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Senin (29/12/25). Kunjungan ini dilakukan untuk melihat kondisi aktual situs cagar budaya sekaligus menegaskan komitmen pemerintah dalam pelestarian warisan budaya dunia.

Menteri Kebudayaan didampingi Wakil Gubernur Sulawesi Tengah bersama jajaran pemerintah daerah dan instansi terkait. Setibanya di kawasan megalitik, rombongan disambut dengan prosesi adat Pepomahile berupa pemasangan siga dan pengalungan saliawa sebagai bentuk penghormatan masyarakat adat setempat.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan meninjau sejumlah situs penting, di antaranya Megalit Tadulako, Megalit Pokekea, serta Rumah Adat Tradisional Tambi. Selain itu, dilakukan penanaman pohon durian di kawasan Situs Tadulako sebagai simbol kepedulian terhadap pelestarian lingkungan dan keberlanjutan kawasan cagar budaya.

Menteri Kebudayaan menyampaikan apresiasi atas kekayaan budaya dan nilai sejarah tinggi yang dimiliki Kawasan Megalitik Lore Lindu. Menurutnya, kawasan ini memiliki daya tarik luar biasa dan berpotensi besar dikembangkan sebagai destinasi wisata budaya kelas dunia.

Ia juga menyoroti sejumlah tantangan dalam upaya pelestarian situs, seperti ancaman vandalisme serta pengaruh cuaca yang dapat menyebabkan pelapukan pada tinggalan megalitik. Oleh karena itu, diperlukan langkah perlindungan yang lebih serius melalui pemasangan pembatas kawasan dan upaya konservasi preventif secara berkelanjutan.

“Situs ini harus kita jaga bersama. Perlindungan dan pengelolaan yang baik akan memastikan warisan peradaban masa lalu tetap lestari dan dapat dipelajari oleh generasi mendatang,” ujarnya.

Kawasan Megalitik Lore Lindu dikenal sebagai salah satu situs prasejarah terpenting di Indonesia yang menyimpan ratusan peninggalan megalit berusia ribuan tahun. Selain bernilai arkeologis tinggi, kawasan ini juga menjadi destinasi unggulan pariwisata budaya Sulawesi Tengah yang berpotensi dikenal di tingkat nasional hingga internasional.

Turut hadir dalam kunjungan tersebut jajaran Kementerian Kebudayaan, perwakilan balai pelestarian kebudayaan, pemerintah daerah, serta lembaga adat Lembah Behoa. (KB/*)