PALU,netiz.id – Wakil Ketua II DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Syarifudin Hafid, mendukung Forum Komunikasi Pemangku Adat (FKPA) se-Sulawesi Tengah menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan berbasis budaya dan kearifan lokal.
Hal itu disampaikan Syarifudin Hafid saat menghadiri pelantikan FKPA se-Sulawesi Tengah di Hotel Best Western Coco Palu, Selasa (14/04/26).
Menurut Syarifudin Hafid, keberadaan pemangku adat memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas sosial, memperkuat persatuan, dan mempertahankan nilai-nilai budaya di tengah kehidupan masyarakat modern.
Karena itu, ia menilai FKPA perlu menjadi wadah koordinasi dan komunikasi antar pemangku adat di seluruh wilayah Sulawesi Tengah.
“FKPA diharapkan dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan yang tetap memperhatikan nilai budaya dan kearifan lokal,” kata Syarifudin Hafid.
Ia menegaskan, sinergi antara pemerintah dan lembaga adat sangat penting agar pembangunan daerah berjalan seimbang tanpa mengabaikan identitas budaya masyarakat.
Selain menghadiri pelantikan FKPA, Syarifudin Hafid juga bertemu dengan sejumlah tokoh adat dari berbagai daerah di Sulawesi Tengah untuk membahas pentingnya pelestarian budaya daerah.
Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid, Wakil Gubernur Reny Arniwaty Lamadjido, Forkopimda, para kepala daerah, pimpinan instansi vertikal, tokoh masyarakat, serta tokoh adat dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah.
Syarifudin Hafid berharap FKPA dapat menjadi ruang bersama bagi pemangku adat untuk memperkuat koordinasi, menyelesaikan persoalan sosial, dan menjaga keharmonisan masyarakat melalui pendekatan budaya. (KB/*)





