PALU,netiz.id – Pemerintah Kota Palu kembali menorehkan prestasi dalam pengelolaan keuangan daerah dengan meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD). Raihan tersebut menjadi yang ke-12 kalinya secara berturut-turut, menandakan konsistensi pemerintah daerah dalam menjaga tata kelola keuangan yang akuntabel dan transparan.
Ketua DPRD Kota Palu, Rico A.T. Djanggola, menyampaikan apresiasi atas capaian yang berhasil dipertahankan Pemerintah Kota Palu tersebut. Menurutnya, opini WTP merupakan indikator bahwa pengelolaan keuangan daerah telah dilaksanakan sesuai standar akuntansi pemerintahan dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
“Tentu kami bersyukur atas predikat WTP yang kembali diberikan oleh BPK RI kepada Pemerintah Kota Palu. Ini merupakan capaian yang sangat baik karena berhasil dipertahankan selama 12 kali berturut-turut,” ujar Rico usai hadiri Rakor Produk Hukum Daerah pada Selasa (02/06/26).
Meski demikian, Politisi Gerindra itu menegaskan bahwa raihan WTP tidak boleh membuat seluruh pihak berpuas diri. DPRD Kota Palu, kata dia, akan tetap menjalankan fungsi pengawasan secara maksimal guna memastikan penggunaan anggaran daerah benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ia menjelaskan, DPRD memiliki tanggung jawab untuk mengawasi pelaksanaan program, kegiatan, maupun kebijakan yang dijalankan oleh pemerintah daerah. Apabila ditemukan indikasi penyimpangan atau pelaksanaan program yang tidak sesuai dengan ketentuan, DPRD akan meminta klarifikasi kepada organisasi perangkat daerah (OPD) terkait dan melakukan evaluasi.
“Ketika kami melihat ada pekerjaan, program, atau kebijakan yang mulai menyimpang dari aturan maupun tujuan yang telah ditetapkan, maka DPRD akan menjalankan fungsi pengawasan. Kami dapat memanggil OPD terkait untuk meminta penjelasan dan melakukan evaluasi,” tegasnya.
Menurut Rico, pengawasan yang dilakukan DPRD bukan untuk mencari kesalahan, melainkan sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga kualitas tata kelola pemerintahan dan penggunaan anggaran daerah agar tetap transparan, efektif, dan akuntabel.
Ia berharap capaian WTP yang terus dipertahankan dapat berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pelayanan publik serta percepatan pembangunan di berbagai sektor. Dengan demikian, manfaat dari pengelolaan keuangan yang baik dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat Kota Palu.
“Semua itu dilakukan agar kita dapat bersama-sama menjaga dan mendorong Kota Palu menjadi lebih baik. Insyaallah, upaya pengawasan ini akan terus kami lakukan demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Rico. (KB)





