Jumat, 31 Juli 2026
Daerah  

Pemprov Sulteng-BPBPK Siapkan Investasi Rp60 Miliar untuk Infrastruktur Permukiman dan SPAM

Pemprov Sulteng
Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid didampingi Wakil Gubernur dr. Reny Lamadjido dan Sekretaris Daerah Novalina berpose bersama Kepala BPBPK Sulteng Firman Aksara usai audiensi di Kantor Gubernur Sulteng, Rabu (15/10/25). FOTO: istimewa

PALU,netiz.id — Upaya pembangunan infrastruktur dasar di Sulawesi Tengah terus dipercepat. Dalam audiensi dengan Gubernur Sulawesi Tengah, Hafid, Kepala BPBPK Sulteng, Firman Aksara, memaparkan sejumlah prioritas yang sedang berjalan, termasuk investasi Rp60 miliar untuk penataan kawasan Bahodopi di Morowali.

Pertemuan yang digelar di Ruang Kerja Gubernur pada Rabu (15/10/25) itu, juga membahas percepatan program Sistem Penyediaan (SPAM) dan peluang kerja sama investasi di sektor pengelolaan air bersih.

Firman menyebutkan, proyek Bahodopi mencakup pembangunan drainase, jalan lingkungan, dan fasilitas umum di dua desa, yakni Baho Makmur dan Bahodopi. Ia juga menjelaskan bahwa SPAM Uveta dengan kapasitas 600 liter per detik akan segera beroperasi penuh setelah proses serah terima aset kepada Pemerintah Provinsi rampung.

Dari total kapasitas air, 450 liter per detik akan dialokasikan untuk Kota Palu, dan 150 liter per detik untuk Kabupaten . Selain itu, SPAM Oloboju yang merupakan bagian dari sistem SPAM Pasigala pascagempa, juga telah menunjukkan hasil uji keandalan yang baik dan akan dituntaskan akhir tahun ini.

Gubernur Anwar Hafid menyambut baik langkah BPBPK dan menekankan pentingnya percepatan agar masyarakat segera mendapatkan manfaat.

“Kita ingin masyarakat merasakan langsung hasil pembangunan. Air bersih adalah kebutuhan dasar, dan ini harus diprioritaskan,” tegasnya.

Audiensi diakhiri dengan kesepakatan untuk memperkuat koordinasi, sinkronisasi kebutuhan air antarwilayah, serta membuka peluang investasi sektor pengelolaan air sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan di Sulawesi Tengah. (KB/*)