JAKARTA, NETIZ – Pemerintah Indonesia resmi membuka pendaftaran Seleksi CPNS 2026 melalui portal SSCASN BKN guna memenuhi ribuan formasi aparatur sipil negara di berbagai instansi pusat dan daerah. Pendaftaran ini dibuka mulai 20/06 sampai 06/07 tahun 2026 bagi seluruh Warga Negara Indonesia berusia 18 hingga 35 tahun. Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara daring untuk memastikan akses yang luas bagi calon pelamar dari berbagai wilayah yang ingin berkontribusi pada negara.
Pelaksanaan Seleksi CPNS 2026 ini merujuk pada Undang-Undang ASN Nomor 20 Tahun 2023 yang menitikberatkan pada kualifikasi dan kompetensi peserta. Calon pelamar diwajibkan mengunggah sejumlah dokumen pendukung seperti KTP, ijazah, serta transkrip nilai ke laman resmi SSCASN BKN. Selain itu, sertifikat pendukung sesuai dengan formasi yang dilamar juga menjadi komponen penting yang harus disiapkan dalam tahap seleksi administrasi.
“Seleksi CPNS 2026 kami buka secara transparan dan berbasis merit. Semua proses dilakukan online melalui SSCASN agar akuntabel,” kata Abdullah Azwar Anas, Menteri PANRB.
Tahapan berikutnya setelah pendaftaran adalah verifikasi administrasi yang akan diumumkan pada pertengahan Juli 2026. Peserta yang lolos diwajibkan mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar berbasis komputer untuk menyaring kandidat terbaik dalam Seleksi CPNS 2026 tahun ini. Ujian tersebut dijadwalkan berlangsung pada 16/08 hingga 14/09 mendatang dengan pengawasan ketat dari Badan Kepegawaian Negara selaku panitia seleksi nasional.
“Peserta wajib mempersiapkan dokumen dengan benar. CAT BKN memastikan seleksi berlangsung objektif tanpa intervensi,” kata Haryomo Dwi Putranto, Kepala BKN.
Pengumuman hasil akhir Seleksi CPNS 2026 rencananya akan dirilis pada awal November 2026 sebelum memasuki masa pemberkasan resmi. Pemerintah menegaskan bahwa seluruh proses ini tidak dipungut biaya dan masyarakat diminta selalu waspada terhadap oknum yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu. Pelamar yang dinyatakan lolos akan mulai memproses usul NIP pada akhir tahun hingga Januari 2027 sesuai jadwal yang ditetapkan secara nasional. (KB/*)





