DONGGALA,netiz.id — Kapolres Donggala AKBP Angga Dewanto Basari memastikan penanganan medis terhadap korban konflik antara Aliansi Masyarakat Desa Towiora dan pihak PT Lestari Tani Teladan (PT LTT) berjalan optimal. Kepastian tersebut disampaikan saat Kapolres melakukan asistensi langsung ke rumah sakit, Selasa (10/02/26).
AKBP Angga Dewanto Basari didampingi Ps. Kasi Dokkes Polres Donggala Aiptu Arifuddin, S.Kep., meninjau kondisi para korban sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab institusi kepolisian pascaterjadinya konflik.
Sebelumnya, pada Senin (09/02/26) sekitar pukul 15.00 Wita, para korban konflik dirujuk untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan di RSUD Undata Palu.
Dalam kunjungan tersebut, Kapolres Donggala memantau langsung perkembangan kondisi salah satu korban, Arda alias Roca, yang hingga kini masih menjalani perawatan di ruang ICU RSUD Undata Palu.
Berdasarkan keterangan petugas ICU, Mahfud, S.Kep., Ners selaku perawat pelaksana, kondisi umum Arda alias Roca saat ini dalam keadaan sadar penuh, dengan tanda-tanda vital berada dalam batas normal. Pasien juga telah diperbolehkan makan dan minum secara bebas serta mampu berkomunikasi dengan baik.
“Alhamdulillah, kondisi pasien menunjukkan perkembangan yang positif. Kami memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan medis secara maksimal,” ujar AKBP Angga Dewanto Basari.
Selain Arda alias Roca, dua korban lainnya, Budi dan Pudding, dilaporkan masih menjalani perawatan intensif di RSUD Pasangkayu.
Pada kesempatan itu, Kapolres Donggala juga menyampaikan pesan moril kepada para korban agar tetap fokus pada proses pemulihan dan tidak terbebani oleh persoalan konflik yang terjadi. Pihak kepolisian, kata dia, akan terus memantau perkembangan kondisi korban serta mengawal proses penanganan secara profesional dan humanis. (KB/*)






