Selasa, 2 Juni 2026

Wamen ATR/BPN Ossy Tekankan Pelayanan Pertanahan Cepat dan Akurat, Antrean Panjang Harus Dihindari

Wamen Ossy
Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan, meninjau langsung pelayanan pertanahan di Kantor Pertanahan Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan. FOTO: istimewa

BANJARBARU,netiz.id – Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, menegaskan komitmen Kementerian ATR/BPN dalam menghadirkan pelayanan pertanahan yang cepat, akurat, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan saat Wamen Ossy meninjau langsung pelaksanaan Pelayanan Tanah Akhir Pekan (PELATARAN) di Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (30/05/26).

Dalam kunjungannya, Ossy menyoroti pentingnya pengelolaan layanan di loket agar masyarakat tidak harus menunggu terlalu lama akibat penumpukan antrean. Menurutnya, kualitas pelayanan publik menjadi salah satu wajah utama Kementerian ATR/BPN di mata masyarakat.

“Yang harus kita hindari adalah masyarakat menunggu terlalu lama di loket karena terjadi penumpukan antrean. Ini menjadi perhatian para manajer loket. Jika terlihat adanya antrean yang menumpuk, harus ada langkah dan rencana yang jelas untuk mengatasinya,” ujar Ossy.

Wamen ATR/BPN juga menyempatkan diri berinteraksi dengan petugas pelayanan dan masyarakat yang sedang mengurus dokumen pertanahan. Ia memastikan seluruh proses pelayanan berjalan sesuai standar serta mampu memberikan kenyamanan kepada masyarakat meski dilakukan pada akhir pekan.

Menurut Ossy, masyarakat menginginkan pelayanan pertanahan yang tidak hanya cepat, tetapi juga akurat, teliti, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Selain meninjau pelayanan, Ossy turut menyoroti program percepatan penyelesaian berkas pertanahan yang telah digencarkan Kementerian ATR/BPN sejak kuartal IV tahun 2025. Program tersebut dijalankan secara nasional dan dipantau langsung oleh Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, melalui rapat pimpinan rutin.

Upaya tersebut mulai menunjukkan hasil positif. Sejumlah kantor pertanahan di berbagai provinsi berhasil menekan jumlah tunggakan berkas dan meningkatkan capaian penyelesaian layanan kepada masyarakat.

“Sejak Oktober 2025 kita berupaya mengejar penyelesaian berkas dan hasilnya berhasil kita tekan. Saat ini kita terus menyelesaikan berkas yang ada dengan bekerja secara teliti dan akurat,” katanya.

Ossy mengingatkan seluruh jajaran ATR/BPN agar terus menjaga kualitas pelayanan. Menurutnya, citra institusi sangat bergantung pada pelayanan yang diberikan di setiap kantor pertanahan.

“Kita tahu bahwa jika satu kantor BPN dinilai buruk, maka seluruh BPN akan ikut dianggap buruk. Karena itu, kita harus terus berupaya memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.

Meski tren penyelesaian berkas menunjukkan peningkatan, Ossy menilai masih banyak ruang perbaikan yang harus dilakukan. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara jajaran pusat, kantor wilayah, hingga kantor pertanahan kabupaten/kota untuk menghadirkan layanan yang profesional dan berempati.

“Yang terus diupayakan oleh Pak Menteri, Kepala Kanwil, hingga Kepala Kantah adalah menghadirkan pelayanan yang melayani masyarakat dengan sepenuh hati, penuh empati, dan tetap profesional,” pungkasnya.

Kunjungan Wamen ATR/BPN ke Kantah Banjarbaru menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan kualitas pelayanan pertanahan terus meningkat, sekaligus mempercepat penyelesaian berbagai kebutuhan administrasi pertanahan masyarakat di seluruh Indonesia. (KB/*)