Rambut Rontok pada Wanita: Fakta yang Tak Boleh Diabaikan
Setiap hari, rata-rata wanita kehilangan 50-100 helai rambut. Namun, ketika jumlahnya melebihi itu, bisa jadi ada masalah serius. NETIZ mengungkap 5 penyebab rambut rontok pada wanita yang sering dianggap sepele.
1. Ketidakseimbangan Hormon
Menurut Dr. Sarah Johnson, ahli dermatologi dari American Academy of Dermatology, perubahan hormon adalah penyebab utama kerontokan rambut wanita. Faktor pemicunya antara lain:
- Kehamilan dan persalinan
- Menopause
- PCOS (Polycystic Ovary Syndrome)
- Gangguan tiroid
2. Stres Fisik atau Emosional
Stres berat dapat memicu telogen effluvium, kondisi dimana rambut masuk fase istirahat lebih awal. Pemicunya meliputi:
- Operasi besar
- Penurunan berat badan drastis
- Trauma emosional
- Penyakit kronis
3. Perawatan Rambut yang Salah
Kebiasaan styling yang agresif merusak folikel rambut:
- Penggunaan catokan/curling berlebihan
- Pewarnaan rambut terlalu sering
- Ikat rambut terlalu ketat
- Shampoo dengan bahan keras
4. Kekurangan Nutrisi Esensial
Diet ketat sering menyebabkan defisiensi:
- Zat besi (anemia)
- Protein
- Vitamin D
- Zinc
- Biotin
5. Kondisi Medis Tertentu
Beberapa penyakit autoimun seperti alopecia areata atau lupus dapat menyebabkan kerontokan rambut signifikan. Konsultasi dermatologis diperlukan untuk diagnosis tepat.
Untuk meminimalisir kerontokan, evaluasi gaya hidup dan konsumsi makanan kaya nutrisi. Jika masalah berlanjut lebih dari 6 bulan, pemeriksaan medis komprehensif sangat dianjurkan.





