VALENCIA, NETIZ – Sejarah dunia tercipta setelah Mar Galcerán parlemen Spanyol resmi dilantik sebagai anggota legislatif perempuan pertama dengan Down syndrome di Corts Valencianes pada Juli 2026. Penunjukan ini menandai tonggak penting dalam politik global karena Galcerán menjadi orang pertama dengan kondisi tersebut yang duduk di lembaga legislatif tingkat regional maupun nasional.
Galcerán yang berusia 46 tahun merupakan kader Partai Rakyat (Partido Popular) yang telah aktif berpolitik sejak usia 18 tahun. Ia naik mengisi kursi kosong di parlemen regional Valencia setelah dua anggota partai sebelumnya mengundurkan diri untuk bergabung ke pemerintahan daerah. Pengalaman panjangnya sebagai pegawai negeri selama 20 tahun menjadi modal kuat dalam menjalankan tugas baru sebagai Mar Galcerán parlemen Spanyol tersebut.
Sebelum terjun ke kancah politik praktis, Galcerán dikenal sebagai aktivis yang memperjuangkan hak-hak penyandang disabilitas intelektual di Eropa. Ia pernah menjabat sebagai presiden Asindown, sebuah organisasi pendukung anak-anak dengan Down syndrome di Spanyol. Melalui perannya, Mar Galcerán parlemen Spanyol berkomitmen untuk terus menyuarakan inklusi sosial dan mematahkan stigma negatif di masyarakat.
“Kita harus terus berusaha, menetapkan target dan tujuan, karena dengan ketekunan semuanya bisa tercapai,” kata Mar Galcerán, Anggota Parlemen Valencia.
“Masyarakat mulai melihat bahwa orang dengan Down syndrome punya banyak hal untuk disumbangkan. Tapi jalannya masih panjang,” kata Mar Galcerán, Anggota Parlemen Valencia.
Keberhasilan Mar Galcerán parlemen Spanyol ini mendapat apresiasi luas dari berbagai pihak termasuk pemimpin partainya sendiri. Penunjukan ini bukan sekadar formalitas melainkan hasil perjuangan panjang Galcerán di dunia politik. Kini Spanyol memperkuat citranya sebagai negara yang mendorong keterlibatan disabilitas dalam pengambilan keputusan publik secara nyata.
“Masuknya Mar adalah kabar besar bagi dunia politik,” kata Carlos Mazón, Presiden Partai Rakyat Valencia. (KB/*)





