Senin, 20 Juli 2026

FIFA Prioritaskan Fotografer dari Agensi Berita Besar pada Final Piala Dunia 2026

Kuota fotografer Piala Dunia 2026

NEW JERSEY, NETIZ – Federasi Sepak Bola Internasional menetapkan kuota fotografer untuk pertandingan di MetLife Stadium demi menjaga keamanan dan kualitas liputan visual. Kebijakan ini membatasi jumlah fotografer di sisi lapangan hanya berkisar antara 200 hingga 250 orang pada Senin (20/07/26)  mendatang.

Alokasi tempat diprioritaskan bagi agensi berita internasional seperti AP, Reuters, AFP, dan Getty Images. Media dari negara finalis serta media tuan rumah juga mendapatkan porsi khusus sebelum sisa kursi diberikan kepada pelamar internasional lainnya. FIFA menerapkan proses seleksi ketat melalui kanal media mereka untuk mengatur akreditasi ini.

Perusahaan penyedia konten visual raksasa seperti Getty Images berencana mengirimkan sekitar 115 personel termasuk fotografer dan editor. Pengaturan posisi di pinggir lapangan akan diawasi ketat oleh steward stadion agar tidak mengganggu jalannya pertandingan final. Pembatasan kuota fotografer Piala Dunia ini bertujuan untuk memberikan ruang gerak bagi pemain dan ofisial di area teknis.

“Final Piala Dunia adalah acara global dengan permintaan liputan visual yang luar biasa. Kami harus memastikan keseimbangan antara akses media dan keamanan di stadion,” kata Gianni Infantino, Presiden FIFA.

“Kami menugaskan lebih dari seratus personel untuk Piala Dunia 2026, termasuk fotografer terbaik kami. Final adalah momen puncak, dan kami ingin memastikan setiap detik terekam dengan kualitas tertinggi,” kata Ken Mainardis, Global Head of , Getty Images.

Meskipun langkah ini menjamin distribusi foto berkualitas tinggi secara cepat ke seluruh dunia, sejumlah pihak mengkritik dominasi agensi besar. Banyak media kecil dikhawatirkan sulit mendapatkan akses langsung karena ketatnya kuota fotografer Piala Dunia 2026 yang tersedia. FIFA menegaskan bahwa aturan pergerakan di sisi lapangan tetap menjadi prioritas utama demi kelancaran acara. (KB/*)