DONGGALA,netiz.id – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Donggala gencar melakukan terobosan program bernama “Jebol” atau Jemput Bola. Program ini bertujuan untuk mencapai target agar seluruh penduduk di 16 kecamatan, 158 desa, dan 9 kelurahan di Kabupaten Donggala memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP).
Kepala Dukcapil Donggala, Rahmanur, menjelaskan bahwa program ini akan dilaksanakan di berbagai tempat, termasuk desa dan sekolah.
“Dalam pelayanan di desa dan sekolah, tim Dukcapil akan mendatangi desa-desa untuk melayani masyarakat. Jadwalnya diatur oleh UPTD dan akan diumumkan kepada masyarakat. Tim Dukcapil juga akan mengunjungi sekolah-sekolah, terutama SMA dengan siswa berusia 16-17 tahun, untuk mendata pemilih pemula. Layanan ini akan dibuka pada hari Sabtu dan Minggu untuk menjangkau lebih banyak masyarakat,” ucapnya saat ditemui diruang kerjanya pada Rabu (19/06/24)
Alumni Institut Pemerintahan Dalam Negeri itu menuturkan bahwa animo masyarakat terhadap program Jebol sangat tinggi. Hal ini terbukti dengan banyaknya permintaan dari desa untuk dilayani.
“Contohnya, Desa Sipi di Kecamatan Sirenja baru-baru ini meminta pelayanan selama dua hari,” ujar Rahmahnur.
Tingginya animo masyarakat ini dikarenakan Dukcapil mencetak KTP langsung di tempat. Hal ini berbeda dengan pelayanan reguler di kecamatan yang hanya merekam data. Program Jebol terbukti efektif dalam meningkatkan pencapaian target KTP di Kabupaten Donggala.
“Dalam jangka waktu lima hari, kami dapat merekam sekitar 200 data tanpa jemput bola, tetapi dengan jemput bola, kami dapat mencapai 500 data,” jelas Rahmanur.
Petugas Dukcapil juga menunjukkan dedikasi tinggi dalam menjalankan program ini. Mereka rela bekerja lembur hingga tengah malam untuk menyelesaikan dokumen elektronik dan melayani masyarakat.
Ia menambahkan bahwa kelancaran program Jebol juga didukung oleh infrastruktur yang memadai. Petugas Dukcapil handal, perangkat yang digunakan memadai, dan jaringan ke server pusat serta listrik tidak mengalami kendala. Jika salah satunya tidak beroperasi maka akan lambat pelayanan.
“Hingga saat ini, Dukcapil Donggala telah mencapai 97% atau sebanyak 221.244 orang dari target wajib KTP 99%. Kami optimis tahun ini dapat mencapai target lagi dalam waktu dekat,” tutupnya. (KB)




