Menu

Mode Gelap

Nasional · 4 Sep 2024

Wamen ATR Serahkan Sertifikat Tanah Elektronik Senilai Rp500 Miliar kepada Pemkot Malang


					Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Raja Juli Antoni. photo: ist Perbesar

Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Raja Juli Antoni. photo: ist

MALANG,netiz.id — Dalam upaya mengamankan negara dan meningkatkan pelayanan pertanahan, Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional ( ATR/Waka BPN), , menyerahkan 12 Sertifikat Hak Pakai kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Malang. Penyerahan sertifikat ini dilakukan secara langsung kepada Sekretaris Daerah Kota Malang, Erik Setyo Santoso, di Kantor Pertanahan Kota Malang, Jawa Timur, pada Senin (02/09/24).

Sertifikat yang diserahkan kali ini sudah dalam bentuk Sertifikat Tanah Elektronik, yang sejalan dengan penerapan pelayanan elektronik di Kantah Kota Malang sejak 3 Juni . Total nilai aset seluas 6.904 m² yang disertifikatkan mencapai Rp500 miliar, yang disebut Wamen ATR/Waka BPN sebagai langkah penting dalam menyelamatkan aset negara. “Alhamdulillah, artinya kita bisa menyelamatkan aset negara sekitar setengah triliun rupiah,” ujar Raja Juli Antoni.

Selain itu, dalam acara tersebut juga diserahkan 10 Sertifikat Tanah Elektronik untuk yang diperuntukkan bagi masjid dan yayasan di sekitar Kota Malang. Sebanyak 40 sertifikat tanah hasil program (PTSL) juga diberikan kepada Polehan.

Raja Juli Antoni menyatakan bahwa Sertifikat Tanah Elektronik memberikan keamanan yang lebih tinggi bagi pemilik tanah. “Apalagi sekarang dengan Sertifikat Tanah Elektronik, tingkat keamanan tanah meningkat dari risiko kejahatan oleh para mafia tanah,” tegasnya.

Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Timur, Lampri, turut melaporkan beberapa capaian penting di lingkup Kanwilnya. Dia mengungkapkan bahwa berkat kerja keras tim, peringkat Jawa Timur dalam hal capaian program pertanahan dari posisi 15 ke posisi 3 secara nasional. “Ini merupakan hasil nyata dari kunjungan dan monitoring evaluasi yang kami lakukan,” kata Lampri.

Acara ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk seluruh Kepala Kantor Pertanahan di Provinsi Jawa Timur, Kepala Badan Keuangan dan Kota Malang, perwakilan Forkopimda Kota Malang, Ketua Nahdlatul Ulama Kota Malang, serta Ketua IPPAT Kota Malang. (*)

Artikel ini telah dibaca 62 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Menteri Nusron Wahid: 2026 Tak Boleh Ada Lagi Berkas Pertanahan Menumpuk

15 Januari 2026 - 06:30

nusron Wahid

Wamen ATR/BPN Tekankan Kekompakan Internal untuk Tingkatkan Pelayanan Pertanahan

15 Januari 2026 - 06:19

Wamen Ossy Dermawan

Sekjen ATR/BPN Tekankan Pentingnya Penyelarasan Kompetensi SDM

14 Januari 2026 - 19:24

ATR BPN RI

Wamen ATR/BPN: Sekolah Rakyat Bukti Negara Hadir untuk Anak Indonesia

14 Januari 2026 - 05:42

Wamen Ossy Dermawan

328 Ribu Hektare Lahan Swasembada di Papua Selatan Kantongi SK ATR/BPN

14 Januari 2026 - 05:36

Nusron Wahid

80 Persen Tanah Terdaftar, ATR/BPN Perkuat Pengawasan PPAT Lewat Pelantikan MPPP dan MPPW

13 Januari 2026 - 10:07

ATR BPN RI
Trending di Nasional