Menu

Mode Gelap

Nasional · 17 Jun 2023

Menteri Pertanian SYL Batal Diperiksa KPK, Hadiri Kegiatan G20 di India


					Syahrul Yasin Limpo. Photo (Twitter) Perbesar

Syahrul Yasin Limpo. Photo (Twitter)

JAKARTA,netiz.id  — Menteri Pertanian, Syahrul Limpo, batal diperiksa oleh Komisi Pemberantasan () pada Jumat, 16 Juni 2023. Hal ini disebabkan oleh kehadiran Menteri Syahrul di India untuk mengikuti kegiatan yang melibatkan para menteri pertanian dari negara-negara anggota G20.

Menteri Syahrul seharusnya dimintai keterangan terkait kasus dugaan korupsi yang sedang ditangani oleh KPK di . Namun, melalui staf humasnya, Menteri Syahrul menyatakan bahwa ia tidak dapat menghadiri undangan KPK karena tengah menjalankan tugas di India.

Menteri Syahrul mengajukan permintaan jadwal ulang dan menyarankan untuk di KPK pada tanggal 27 Juni 2023 sebagai respons terhadap panggilan untuk diperiksa. Namun, KPK menegaskan agar Menteri Syahrul memenuhi undangan pemeriksaan pada Senin, 19 Juni 2023 mendatang.

Sebelumnya, Juru Bicara KPK, Ali Fikri, bahwa lembaga tersebut sedang menangani kasus dugaan korupsi di Kementerian Pertanian. Meskipun demikian, Ali Fikri belum memberikan terperinci mengenai kasus yang sedang ditangani tersebut.

“Sejauh ini yang kami ketahui benar tahap proses permintaan keterangan kepada sejumlah pihak atas dugaan korupsi di Kementerian Pertanian RI,” ujar Ali Fikri pada Rabu (14/6/23)-red, seperti dilansir opsi.id.

Ia juga menambahkan bahwa tindakan ini merupakan respons terhadap laporan masyarakat yang diterima oleh KPK, yang kemudian diikuti dengan proses penegakan hukum.

Ali Fikri menjelaskan bahwa karena kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan, tidak dapat diungkapkan lebih lanjut. Namun, ia menjanjikan akan segera memberikan perkembangan terkait kasus tersebut.

Meskipun beredar kabar di media sosial dan beberapa media online nasional yang menyebutkan bahwa Syahrul Yasin Limpo akan ditetapkan sebagai oleh KPK, kabar ini belum dikonfirmasi secara resmi oleh pihak KPK, termasuk Ali Fikri yang tidak memberikan rincian detail mengenai status Menteri Syahrul Yasin Limpo dari Partai NasDem.

Sumber : opsi.id

Artikel ini telah dibaca 42 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Menteri Nusron Wahid: 2026 Tak Boleh Ada Lagi Berkas Pertanahan Menumpuk

15 Januari 2026 - 06:30

nusron Wahid

Wamen ATR/BPN Tekankan Kekompakan Internal untuk Tingkatkan Pelayanan Pertanahan

15 Januari 2026 - 06:19

Wamen Ossy Dermawan

Sekjen ATR/BPN Tekankan Pentingnya Penyelarasan Kompetensi SDM

14 Januari 2026 - 19:24

ATR BPN RI

Wamen ATR/BPN: Sekolah Rakyat Bukti Negara Hadir untuk Anak Indonesia

14 Januari 2026 - 05:42

Wamen Ossy Dermawan

328 Ribu Hektare Lahan Swasembada di Papua Selatan Kantongi SK ATR/BPN

14 Januari 2026 - 05:36

Nusron Wahid

80 Persen Tanah Terdaftar, ATR/BPN Perkuat Pengawasan PPAT Lewat Pelantikan MPPP dan MPPW

13 Januari 2026 - 10:07

ATR BPN RI
Trending di Nasional