Menu

Mode Gelap

Nasional · 8 Nov 2024

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Siap Laksanakan Arahan Prabowo Soal Reforma Agraria


					Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid. FOTO: ist Perbesar

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid. FOTO: ist

JAKARTA,netiz.id – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala (), , menghadiri Rapat Kabinet yang dipimpin oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di Istana Negara pada Rabu (06/11/24) sore. Dalam pertemuan ini, memberikan arahan khusus kepada Nusron Wahid untuk memperkuat upaya penataan ulang tanah negara guna mendorong pemerataan ekonomi yang berkeadilan.

Presiden Prabowo menekankan pentingnya kendali yang kuat atas pengelolaan tanah negara sebagai fondasi untuk mencapai keseimbangan ekonomi yang lebih adil. Menyambut arahan ini, Nusron Wahid menjelaskan bahwa ATR/BPN akan memprioritaskan penataan ulang lahan negara untuk memastikan distribusi yang lebih merata sekaligus memperhatikan aspek keberlanjutan dan pertumbuhan ekonomi. “Dari kami, fokusnya adalah menata ulang tanah negara agar penggunaannya lebih berkeadilan dan mengutamakan pemerataan ekonomi, namun tetap memperhatikan keberlanjutan ,” ujarnya.

Langkah penataan ulang ini akan mencakup tanah eks Hak Guna Usaha (HGU) dan Hak Guna Bangunan () yang masa berlakunya telah habis, tanah terlantar, tanah hasil pelepasan kawasan hutan, dan tanah negara lain yang masuk dalam kategori Tanah Objek Reforma Agraria (TORA). Penataan ini juga selaras dengan tujuan Reforma Agraria yang bertujuan untuk meratakan struktur penguasaan, pemilikan, dan pemanfaatan tanah guna menyelesaikan konflik agraria, sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 62 Tahun tentang Percepatan Pelaksanaan Reforma Agraria.

Dalam kesempatan tersebut, Nusron Wahid menambahkan bahwa rapat kali ini menjadi momen bagi Presiden Prabowo untuk berkumpul bersama jajaran Kabinet Merah Putih sebelum melakukan kenegaraan ke beberapa negara, termasuk Tiongkok dan Amerika Serikat.

Selain Nusron Wahid, Rapat Kabinet Paripurna ini juga dihadiri oleh Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming, para menteri Kabinet Merah Putih, kepala lembaga pemerintah non-kementerian, serta sejumlah tinggi negara lainnya. (*)

Artikel ini telah dibaca 97 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Menteri Nusron Wahid: 2026 Tak Boleh Ada Lagi Berkas Pertanahan Menumpuk

15 Januari 2026 - 06:30

nusron Wahid

Wamen ATR/BPN Tekankan Kekompakan Internal untuk Tingkatkan Pelayanan Pertanahan

15 Januari 2026 - 06:19

Wamen Ossy Dermawan

Sekjen ATR/BPN Tekankan Pentingnya Penyelarasan Kompetensi SDM

14 Januari 2026 - 19:24

ATR BPN RI

Wamen ATR/BPN: Sekolah Rakyat Bukti Negara Hadir untuk Anak Indonesia

14 Januari 2026 - 05:42

Wamen Ossy Dermawan

328 Ribu Hektare Lahan Swasembada di Papua Selatan Kantongi SK ATR/BPN

14 Januari 2026 - 05:36

Nusron Wahid

80 Persen Tanah Terdaftar, ATR/BPN Perkuat Pengawasan PPAT Lewat Pelantikan MPPP dan MPPW

13 Januari 2026 - 10:07

ATR BPN RI
Trending di Nasional