Menu

Mode Gelap

Nasional · 12 Jun 2024

Bank Dunia Apresiasi PTSL Indonesia, Pinjaman Lunak Naik Drastis


					Suasana saat Kementrian ATR/BPN dalam Rapat Kerja dengan Komisi II DPR RI, Selasa kemarin (11/06/24). Photo: ist Perbesar

Suasana saat Kementrian ATR/BPN dalam Rapat Kerja dengan Komisi II DPR RI, Selasa kemarin (11/06/24). Photo: ist

JAKARTA,netiz.id (PTSL) yang dijalankan oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional () telah mendapatkan pengakuan internasional. Program ini dinilai sukses dalam mendaftarkan bidang di Indonesia secara progresif, sehingga menarik perhatian dunia.

Dalam lima tahun terakhir, PTSL terus dipercaya dan dilanjutkan dengan tujuan mendaftarkan seluruh bidang tanah di Indonesia. Keberhasilan ini juga mendatangkan pinjaman sebesar 200 juta USD dari . Menurut Bank Dunia, program ini begitu sukses hingga Indonesia diminta untuk berbagi cerita kesuksesan, ilmu, dan pengalaman dalam Land Conference, yang diadakan di markas Bank Dunia, Washington DC, Amerika Serikat.

“Namun, kehadiran kami di Bank Dunia pada pertengahan Mei lalu bukan hanya untuk berbagi pengalaman. Kami juga menjajaki kemungkinan mendapatkan pinjaman lunak dari Bank Dunia untuk lima tahun ke depan,” ujar Menteri ATR/Kepala , Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dalam Rapat Kerja dengan DPR RI, Selasa kemarin (11/06/24).

Dari hasil negosiasi tersebut, Menteri AHY mengungkapkan bahwa Bank Dunia akan meningkatkan pinjaman lunak dari 200 juta USD menjadi 635 juta USD. “Dengan sistem dan mekanisme yang tepat, kami optimis bantuan ini akan semakin meningkatkan kesuksesan program Reforma Agraria,” tambahnya.

Atas capaian ini, Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Junimart Girsang, memberikan kepada Kementerian ATR/BPN, khususnya kepada Menteri AHY yang dinilai sebagai sosok terbuka dan mudah diajak berdiskusi. Menurutnya, kerja keras Kementerian ATR/BPN telah menarik perhatian pihak lain. “Seperti contohnya, World Bank mengundang, itu _amazing_ bagi saya. Selama ini, orang melihat ATR/BPN tidak bekerja sesuai dengan tugas, pokok, dan fungsi,” katanya.

“Namun, faktanya di luar sana, kerja ATR/BPN diakui. Akhirnya Pak Menteri diundang ke Amerika Serikat, dan mereka mengapresiasi tentang Reforma Agraria di Indonesia, khususnya PTSL. Ini adalah suatu kebanggaan,” tutupnya. (*)

Artikel ini telah dibaca 32 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Menteri Nusron Wahid: 2026 Tak Boleh Ada Lagi Berkas Pertanahan Menumpuk

15 Januari 2026 - 06:30

nusron Wahid

Wamen ATR/BPN Tekankan Kekompakan Internal untuk Tingkatkan Pelayanan Pertanahan

15 Januari 2026 - 06:19

Wamen Ossy Dermawan

Sekjen ATR/BPN Tekankan Pentingnya Penyelarasan Kompetensi SDM

14 Januari 2026 - 19:24

ATR BPN RI

Wamen ATR/BPN: Sekolah Rakyat Bukti Negara Hadir untuk Anak Indonesia

14 Januari 2026 - 05:42

Wamen Ossy Dermawan

328 Ribu Hektare Lahan Swasembada di Papua Selatan Kantongi SK ATR/BPN

14 Januari 2026 - 05:36

Nusron Wahid

80 Persen Tanah Terdaftar, ATR/BPN Perkuat Pengawasan PPAT Lewat Pelantikan MPPP dan MPPW

13 Januari 2026 - 10:07

ATR BPN RI
Trending di Nasional