Menu

Mode Gelap

Nasional · 24 Nov 2024

ATR/BPN Dukung Swasembada Pangan Melalui Reforma Agraria, Sinergi GTRA Diperkuat


					Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional, Perbesar

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional,

JAKARTA,netiz.idKementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menegaskan dukungannya terhadap visi Presiden untuk mencapai pangan melalui Reforma Agraria. Hal ini disampaikan oleh Direktur Jenderal Penataan Agraria sekaligus Ketua Tim Pelaksana Percepatan Reforma Agraria, Yulia Jaya Nirmawati, dalam Rapat Koordinasi Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Provinsi Jawa Timur 2024 yang secara daring dan luring pada Senin (18/11/24).

Yulia menjelaskan bahwa Reforma Agraria memainkan peran penting dalam mendukung kemandirian bangsa di berbagai sektor, termasuk pangan, energi, air, ekonomi kreatif, ekonomi hijau, dan ekonomi biru. “Reforma Agraria adalah langkah konkret untuk meningkatkan kesejahteraan . Program ini menjadi bagian dari upaya besar dalam mewujudkan swasembada pangan, sebagaimana tercantum dalam Asta Cita,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya penguatan kelembagaan Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) di tingkat pusat dan daerah untuk memastikan pelaksanaan program ini berjalan efektif. Menurutnya, sinergi dan kolaborasi antarinstansi pemerintah adalah kunci sukses Reforma Agraria. “Arahan Subianto sangat jelas, yaitu memperkuat kolaborasi melalui GTRA guna menciptakan Indonesia yang bersatu,” tambahnya.

Koordinasi Lintas Sektor untuk Atasi Ego Sektoral

Yulia juga menggarisbawahi perlunya sinergi lintas sektor, terutama dalam menghadapi tantangan ego sektoral yang selama ini menjadi hambatan utama Reforma Agraria. Ia mengutip pernyataan Presiden Joko Widodo saat GTRA Summit Wakatobi 2022, yang menyebut ego sektoral sebagai tembok besar yang harus dirobohkan untuk mempercepat program tersebut.

Sementara itu, Penjabat (Pj.) Gubernur Jawa Timur sekaligus Ketua GTRA Jawa Timur, Adhy Karyono, menekankan pentingnya percepatan pelaksanaan Reforma Agraria di daerah. Ia mengimbau seluruh pihak untuk mengevaluasi kebijakan terkait Reforma Agraria agar lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat. “Reforma Agraria adalah program yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. Oleh karena itu, perlu ada dan penyesuaian agar program ini dapat dilaksanakan secara optimal,” ungkap Adhy.

Harapan untuk Tim GTRA Jawa Timur

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Timur sekaligus Ketua Pelaksana Harian GTRA Jawa Timur, Lampri, menyampaikan harapannya agar sinergi Tim GTRA semakin diperkuat. “Melalui rapat ini, kami berharap percepatan Reforma Agraria dapat terwujud dengan prinsip berkelanjutan, berkeadilan, partisipatif, transparan, dan akuntabel,” katanya.

Rapat ini juga dihadiri oleh seluruh perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah () Jawa Timur yang tergabung dalam Tim GTRA, dengan tujuan mewujudkan misi besar Asta Cita pada periode 2024–2029. (*)

Artikel ini telah dibaca 105 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Menteri Nusron Wahid: 2026 Tak Boleh Ada Lagi Berkas Pertanahan Menumpuk

15 Januari 2026 - 06:30

nusron Wahid

Wamen ATR/BPN Tekankan Kekompakan Internal untuk Tingkatkan Pelayanan Pertanahan

15 Januari 2026 - 06:19

Wamen Ossy Dermawan

Sekjen ATR/BPN Tekankan Pentingnya Penyelarasan Kompetensi SDM

14 Januari 2026 - 19:24

ATR BPN RI

Wamen ATR/BPN: Sekolah Rakyat Bukti Negara Hadir untuk Anak Indonesia

14 Januari 2026 - 05:42

Wamen Ossy Dermawan

328 Ribu Hektare Lahan Swasembada di Papua Selatan Kantongi SK ATR/BPN

14 Januari 2026 - 05:36

Nusron Wahid

80 Persen Tanah Terdaftar, ATR/BPN Perkuat Pengawasan PPAT Lewat Pelantikan MPPP dan MPPW

13 Januari 2026 - 10:07

ATR BPN RI
Trending di Nasional