MILAN, NETIZ – Kabar duka menyelimuti dunia sepak bola setelah Franco Baresi meninggal dunia pada Jumat, 31/07/2026, pukul 02.49 waktu setempat. Legenda AC Milan dan tim nasional Italia tersebut mengembuskan napas terakhir di usia 66 tahun setelah berjuang melawan komplikasi penyakit paru-paru.
Sang kapten abadi dilaporkan wafat di Milan setelah kondisi kesehatannya menurun pasca operasi pengangkatan nodul paru-paru pada 2025. Franco Baresi meninggal dunia dengan meninggalkan warisan besar berupa loyalitas tanpa batas selama 20 tahun karier profesionalnya hanya untuk satu klub.
Pihak manajemen AC Milan mengonfirmasi kepergian sang ikon melalui pernyataan resmi di situs klub. Selama berseragam Rossoneri, ia mencatatkan 719 pertandingan resmi dan mempersembahkan enam gelar Serie A serta tiga trofi Liga Champions.
“Seluruh sejarah AC Milan menangis atas kepergian Franco Baresi. Teladan dan integritasnya akan selamanya terukir dalam DNA klub, sebagaimana nomor ikonik 6 miliknya,” tulis pernyataan resmi AC Milan.
“Baresi adalah jantung pertahanan kami. Tanpa dirinya, era keemasan Milan tidak akan pernah ada,” kata Arrigo Sacchi, mantan pelatih AC Milan.
“Ia adalah kapten sejati. Bahkan setelah operasi lutut, ia bermain 120 menit di final Piala Dunia. Itu bukti dedikasi luar biasa,” kata Roberto Baggio, rekan setim di Italia 1994.
Kesuksesan Baresi tidak hanya terbatas di level klub, tetapi juga bersama tim nasional Italia dengan meraih gelar juara Piala Dunia 1982. Meskipun Franco Baresi meninggal dunia, nomor punggung 6 yang telah dipensiunkan sejak 1997 akan tetap menjadi simbol kepemimpinannya di San Siro. (KB/*)





