Menu

Mode Gelap

Nasional · 21 Jan 2025

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Ditunjuk Jadi Wakil Ketua Satgas Percepatan Hilirisasi dan Ketahanan Energi Nasional


					Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid. FOTO: IST Perbesar

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid. FOTO: IST

JAKARTA,netiz.id Subianto baru saja menunjuk Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid sebagai Bidang Penyediaan Lahan dalam Satuan Tugas () Percepatan Hilirisasi dan Ketahanan Energi Nasional. Penunjukan ini bertujuan untuk mempercepat hilirisasi dan mendukung ketahanan energi yang menjadi prioritas pemerintah.

Menteri Nusron, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Satgas, menjelaskan bahwa rapat Satgas akan dimulai pada Jumat, (17/01/25). Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan bahwa hilirisasi sektor energi merupakan bagian dari prioritas dan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, hilirisasi, khususnya di sektor energi, menjadi dua prioritas yang sangat penting bagi pembangunan nasional.

“Rapat Satgas akan mulai besok pagi, karena hilirisasi ini adalah bagian dari program prioritas dan Asta Cita Bapak Presiden Prabowo Subianto. Kita harus mendukung hilirisasi, apalagi di sektor energi. Jadi ini adalah prioritas ganda,” ujar Menteri Nusron saat memberikan keterangan kepada media di Kantor Kementerian pada Kamis, (16/01/25).

Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 1 Tahun tentang Satuan Tugas Percepatan Hilirisasi dan Ketahanan Energi Nasional secara menugaskan Menteri Nusron dalam peran tersebut. Kepres tersebut ditandatangani oleh Presiden Prabowo Subianto pada Jumat, 3 Januari 2025, di Jakarta.

Dalam perannya di Satgas, Menteri Nusron menekankan bahwa Kementerian ATR/BPN akan merumuskan berbagai hal yang menjadi kewenangan kementeriannya. Beberapa poin penting yang akan difokuskan adalah , penyediaan tanah, dimensi tata ruang, serta percepatan proses perizinan yang berhubungan dengan pertanahan.

“Menteri Nusron menegaskan, ‘Prioritas pertama adalah energi, dan prioritas kedua adalah hilirisasi. Kami akan merumuskan hal-hal yang menjadi kewenangan kami, seperti empat hal tersebut. Jika melihat kata kuncinya, masalah hilirisasi ini adalah percepatan. Percepatan ini sangat penting untuk mencapai hasil yang maksimal,’” tambahnya.

Dengan penunjukan ini, Menteri Nusron diharapkan dapat mendorong percepatan hilirisasi dan mewujudkan ketahanan energi yang lebih baik untuk masa depan . (*)

Artikel ini telah dibaca 64 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Menteri Nusron Wahid: 2026 Tak Boleh Ada Lagi Berkas Pertanahan Menumpuk

15 Januari 2026 - 06:30

nusron Wahid

Wamen ATR/BPN Tekankan Kekompakan Internal untuk Tingkatkan Pelayanan Pertanahan

15 Januari 2026 - 06:19

Wamen Ossy Dermawan

Sekjen ATR/BPN Tekankan Pentingnya Penyelarasan Kompetensi SDM

14 Januari 2026 - 19:24

ATR BPN RI

Wamen ATR/BPN: Sekolah Rakyat Bukti Negara Hadir untuk Anak Indonesia

14 Januari 2026 - 05:42

Wamen Ossy Dermawan

328 Ribu Hektare Lahan Swasembada di Papua Selatan Kantongi SK ATR/BPN

14 Januari 2026 - 05:36

Nusron Wahid

80 Persen Tanah Terdaftar, ATR/BPN Perkuat Pengawasan PPAT Lewat Pelantikan MPPP dan MPPW

13 Januari 2026 - 10:07

ATR BPN RI
Trending di Nasional