SURABAYA, NETIZ – Persija Jakarta siap menantang tuan rumah Persebaya Surabaya pada laga perdana Grup B Piala Presiden 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Minggu 26/07. Meski membawa skuad baru, Macan Kemayoran mengakui kondisi fisik tim belum mencapai level kompetitif sepenuhnya untuk turnamen pramusim ini.
Pelatih baru Persija, Shin Tae-yong, menyebutkan bahwa kebugaran anak asuhnya saat ini baru menyentuh angka 50 hingga 60 persen. Hal ini dikarenakan tim baru memulai sesi latihan intensif pada 14 Juli lalu untuk menyongsong Piala Presiden 2026. Fokus utama manajemen adalah menjaga integritas pemain agar tidak mengalami kendala fisik serius sebelum liga dimulai.
“Terkait besok ada pertandingan Persebaya lawan Persija, kami tidak terlalu sempurna untuk proses persiapan besok, tetapi kita akan bekerja keras pada laga Piala Presiden ini,” kata Shin Tae-yong, Pelatih Persija Jakarta.
“Pertama, tujuan terbesar para pemain adalah jangan sampai mengalami cedera. Cedera adalah hal yang paling harus diwaspadai,” kata Shin Tae-yong, Pelatih Persija Jakarta.
Persija membawa perombakan besar dengan mendatangkan 10 pemain baru, termasuk Nadeo Argawinata dan Pratama Arhan untuk memperkuat lini pertahanan. Turnamen Piala Presiden 2026 ini menjadi ujian awal bagi chemistry antarpemain baru dan lama di bawah arahan pelatih asal Korea Selatan tersebut. Skuad ini tergabung bersama PSMS Medan dan juara bertahan Port FC di Grup B.
Di sisi lawan, Persebaya Surabaya yang dipimpin Bernardo Tavares juga memandang laga ini sebagai sarana evaluasi tim. Meskipun bermain di depan pendukung sendiri, tim berjuluk Bajul Ijo tersebut tetap bersikap realistis menghadapi ketatnya jadwal Piala Presiden 2026. Fokus mereka serupa dengan Persija, yakni mematangkan skema permainan untuk Super League mendatang.
“Piala Presiden kami manfaatkan sebagai bagian dari persiapan menuju kompetisi. Tentu kami ingin memenangkan setiap pertandingan, tetapi kami juga harus realistis melihat kondisi tim yang masih dalam proses pembentukan,” kata Bernardo Tavares, Pelatih Persebaya Surabaya.
Gelandang Persebaya, Diogo Ramalho, menegaskan timnya terus meningkatkan pemahaman taktik melalui sesi latihan rutin. Pertandingan pembuka ini diprediksi akan berjalan dengan intensitas sedang mengingat kedua tim masih dalam masa transisi pramusim. (KB/*)





