Menu

Mode Gelap

Nasional · 26 Jan 2025

Anggota DPR RI, Nilam Sari Lawira Sebut KIP Kuliah Harus Jadi Prioritas Anggaran


					Anggota Komisi X DPR RI, Nilam Sari Lawira. FOTO: istimewa Perbesar

Anggota Komisi X DPR RI, Nilam Sari Lawira. FOTO: istimewa

JAKARTA,netiz.id – Anggota Komisi X , (NSL), menegaskan dukungannya agar program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah menjadi prioritas utama dalam penganggaran pemerintah. Pernyataan ini disampaikan usai mengikuti kerja Komisi X DPR RI bersama Kementerian Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek) pada Kamis (23/01/25)  

Menurut Nilam, program KIP Kuliah sangat penting untuk memastikan akses pendidikan tinggi bagi masyarakat kurang mampu, termasuk di daerah-daerah seperti .  

“Masih banyak -anak di Sulawesi Tengah dan daerah lain yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, tetapi terkendala oleh faktor ekonomi. Padahal, mereka adalah generasi penerus bangsa. Program ini harus menjadi prioritas karena sangat membantu meringankan beban masyarakat kurang mampu,” ujar mantan Ketua DPRD Sulawesi Tengah itu.  

Program KIP Kuliah merupakan bantuan pendidikan dari pemerintah Indonesia yang ditujukan kepada siswa berprestasi dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi. itu juga menekankan pentingnya transparansi dan ketepatan sasaran dalam pelaksanaan program tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat.  

Dalam rencana kerja dan anggaran Kemendikti Saintek , KIP Kuliah masuk dalam daftar program prioritas dengan alokasi anggaran sebesar Rp14,70 triliun. Komisi X DPR RI telah menyetujui penganggaran ini untuk memastikan program berjalan lancar dan tepat guna.  

“KIP Kuliah ini sangat bermanfaat bagi masyarakat tidak mampu. Program ini harus didukung penuh oleh semua pihak agar dapat membuka peluang yang lebih besar bagi anak-anak kita untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” tegas Nilam Sari Lawira.  

Melalui program ini, pemerintah diharapkan dapat mewujudkan pemerataan pendidikan dan meningkatkan kualitas Indonesia, terutama bagi generasi muda yang memiliki potensi besar untuk masa depan bangsa. (KB/*)

Artikel ini telah dibaca 133 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Menteri Nusron Wahid: 2026 Tak Boleh Ada Lagi Berkas Pertanahan Menumpuk

15 Januari 2026 - 06:30

nusron Wahid

Wamen ATR/BPN Tekankan Kekompakan Internal untuk Tingkatkan Pelayanan Pertanahan

15 Januari 2026 - 06:19

Wamen Ossy Dermawan

Sekjen ATR/BPN Tekankan Pentingnya Penyelarasan Kompetensi SDM

14 Januari 2026 - 19:24

ATR BPN RI

Wamen ATR/BPN: Sekolah Rakyat Bukti Negara Hadir untuk Anak Indonesia

14 Januari 2026 - 05:42

Wamen Ossy Dermawan

328 Ribu Hektare Lahan Swasembada di Papua Selatan Kantongi SK ATR/BPN

14 Januari 2026 - 05:36

Nusron Wahid

80 Persen Tanah Terdaftar, ATR/BPN Perkuat Pengawasan PPAT Lewat Pelantikan MPPP dan MPPW

13 Januari 2026 - 10:07

ATR BPN RI
Trending di Nasional