JAKARTA,netiz.id — Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjadi narasumber dalam acara Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan yang berlangsung di Gedung Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Jakarta. Dalam kesempatan tersebut, AHY menekankan pentingnya penyatuan sumber daya alam dan manusia untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
Dalam sambutannya, AHY menegaskan bahwa kepemimpinan transformasional yang mampu menyatukan elemen-elemen bangsa dan memiliki visi jauh ke depan adalah kunci untuk kemajuan.
“Kepemimpinan yang bisa melipatgandakan dan mengorkestrasi sumber daya bangsa adalah kunci. Dengan semangat ini, mari kita bersama-sama mendukung kemajuan, termasuk Kementerian ATR/BPN,” ujar AHY pada Kamis (27/07/24)
Di hadapan ratusan peserta yang berasal dari Smandel Business Network (SBN), Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA-ITB), Indonesia Financial Group (IFG), dan BPJS Ketenagakerjaan, AHY menjelaskan bahwa sektor agraria, tata ruang, dan pertanahan memiliki peran krusial dalam kehidupan bangsa. Dengan meningkatnya jumlah penduduk, nilai tanah akan semakin tinggi, sehingga tata ruang perlu dikelola secara efektif untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.
“Investasi akan datang jika ada kepastian hukum atas tanah, dan itulah yang sedang kami upayakan. Kami berharap dapat terus bekerja dengan sebaik-baiknya demi keadilan dan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia. Mari kita perkuat sinergi dan kolaborasi untuk mencapai visi Indonesia Emas di tahun 2045,” terang AHY.
Selain itu, Menteri AHY juga menyampaikan bahwa pagi ini ia menghadiri peluncuran Golden Visa Indonesia oleh Presiden Joko Widodo di Hotel Ritz Carlton, Jakarta. Golden Visa ini diharapkan dapat menarik minat investor asing untuk berinvestasi dan berkarya di Indonesia.
“Golden Visa Indonesia diharapkan menjadi daya tarik baru bagi investor. Untuk itu, kita harus menciptakan iklim investasi yang nyaman dan kompetitif dengan kejelasan dan kepastian hukum. Kami juga akan terus berkolaborasi dengan Kementerian Hukum dan HAM untuk mendukung hal ini,” jelas AHY.
Deputi Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan Lemhannas, Rido Hermawan, menambahkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman berbangsa dan bernegara. “Kami berharap seluruh peserta dapat mempertahankan eksistensi bangsa dan negara serta menyiapkan generasi masa depan dengan pemahaman yang baik tentang kebangsaan,” ujar Rido Hermawan.
Acara ini dihadiri oleh Staf Khusus Bidang Manajemen Internal, Agust Jovan Latuconsina; Tenaga Ahli Bidang Kerja Sama Lembaga, Widanardi Satryatomo; dan Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kementerian ATR/BPN, Harison Mocodompis. Juga hadir Plt. Gubernur Lemhannas, Eko Margiyono, serta sejumlah Pengurus Pusat IA-ITB. (*)




