PALU,netiz.id – Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Sulawesi Tengah membantah keras tudingan bahwa pihaknya menerima aliran dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank Sulteng. Klarifikasi ini disampaikan menyusul munculnya pemberitaan yang menyebut adanya dana CSR yang mengalir ke kas Asprov.
Ketua Asprov PSSI Sulteng, Hadianto Rasyid, melalui Sekretaris Umum, Harry Sumampouw, menegaskan bahwa informasi tersebut tidak sesuai dengan fakta dan tidak berdasar.
“Berita tersebut, jika disandingkan dengan laporan tata kelola, sangat jelas tidak sesuai dan tidak benar. Kami telah memeriksa data terkait, dan tidak ditemukan adanya pencantuman rekening penerima dana atas nama PSSI Sulawesi Tengah. Yang tercantum justru adalah Persatuan Sepakbola Indonesia Palu,” ujar Harry saat dikonfirmasi, Senin (12/05/25).
Harry juga menyebut bahwa hampir seluruh kegiatan yang tercantum dalam laporan penggunaan dana tersebut hanya berkaitan dengan keikutsertaan tim dalam kompetisi Liga 2.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kegiatan-kegiatan dalam laporan itu tidak termasuk dalam program tahunan Asprov PSSI Sulawesi Tengah.
“Jika dalam pemberitaan disebut bahwa Asprov PSSI Sulteng merupakan salah satu penerima dana CSR dan dana tersebut digunakan sebagaimana dimaksud, maka menurut kami itu adalah kekeliruan yang sangat fatal dan dapat kami anggap sebagai fitnah,” tegasnya.
Pihak Asprov PSSI Sulteng juga menyatakan akan segera menggelar konferensi pers, yang rencananya akan dipimpin langsung oleh Ketua Asprov, Hadianto Rasyid, guna memberikan penjelasan resmi kepada publik dan media terkait isu tersebut. (KB)




