Menu

Mode Gelap

Nasional · 14 Jan 2026

Sekjen ATR/BPN Tekankan Pentingnya Penyelarasan Kompetensi SDM


					Sekretaris Jenderal Kementerian ATR/BPN, Dalu Agung Darmawan (tengah), memimpin Rapat Pembahasan Kebutuhan Peningkatan Kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) di Kantor Kementerian ATR/BPN, Jakarta, Senin (12/01/26). FOTO: istimewa Perbesar

Sekretaris Jenderal Kementerian ATR/BPN, Dalu Agung Darmawan (tengah), memimpin Rapat Pembahasan Kebutuhan Peningkatan Kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) di Kantor Kementerian ATR/BPN, Jakarta, Senin (12/01/26). FOTO: istimewa

JAKARTA,netiz.id — Sekretaris Jenderal Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Dalu Darmawan, menekankan pentingnya penyelarasan kompetensi (SDM) dalam menghadapi kompleksitas tugas serta meningkatnya tuntutan . Hal tersebut disampaikannya dalam Rapat Pembahasan Kebutuhan Peningkatan Kompetensi yang digelar di Kantor Kementerian ATR/, Senin (12/01/26).

Menurut Dalu Agung Darmawan, pengembangan dan pembinaan SDM menjadi langkah strategis untuk memitigasi risiko ketimpangan kompetensi dan pengetahuan di lingkungan kerja. Ia menilai, keberagaman jabatan, latar belakang pendidikan, serta penambahan tugas yang diemban harus diimbangi dengan peningkatan kapasitas yang terencana dan berkelanjutan.

“Peran pengembangan dan pembinaan SDM ini sangat dibutuhkan. Kita memiliki pegawai dengan karakteristik yang berbeda-beda, sementara tuntutan masyarakat terhadap pelayanan publik semakin tinggi,” ujarnya.

Berdasarkan data Biro Organisasi, Tata Laksana, dan Manajemen Risiko (Ortala MR), jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian ATR/BPN saat ini mencapai sekitar 34.000 pegawai, yang terdiri atas (PNS) dan (). Kondisi tersebut, kata Dalu, menuntut pembangunan kelembagaan yang lebih serius dan terperinci, sesuai dengan potensi serta peran masing-masing pegawai.

Ia juga menyoroti pentingnya pemetaan karakteristik pegawai hingga level teknis. Mulai dari petugas loket pelayanan yang berhadapan langsung dengan masyarakat, hingga pekerjaan ketatausahaan yang membutuhkan ketelitian dan kompetensi khusus.

Sementara itu, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) ATR/BPN, Agustyarsyah, menyampaikan bahwa berbagai persoalan organisasi kerap berakar dari permasalahan SDM. Untuk itu, BPSDM telah membentuk assessment center guna menyusun pegawai serta menyiapkan pelatihan pengembangan kompetensi, baik manajerial maupun teknis.

Ke depan, BPSDM juga merencanakan pengembangan kantor model pada Mei 2026 di tiga kantor pertanahan, yang diharapkan dapat menjadi contoh bagi ratusan kantor pertanahan lainnya di seluruh Indonesia. (KB/*)

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Menteri Nusron Wahid: 2026 Tak Boleh Ada Lagi Berkas Pertanahan Menumpuk

15 Januari 2026 - 06:30

nusron Wahid

Wamen ATR/BPN Tekankan Kekompakan Internal untuk Tingkatkan Pelayanan Pertanahan

15 Januari 2026 - 06:19

Wamen Ossy Dermawan

Wamen ATR/BPN: Sekolah Rakyat Bukti Negara Hadir untuk Anak Indonesia

14 Januari 2026 - 05:42

Wamen Ossy Dermawan

328 Ribu Hektare Lahan Swasembada di Papua Selatan Kantongi SK ATR/BPN

14 Januari 2026 - 05:36

Nusron Wahid

80 Persen Tanah Terdaftar, ATR/BPN Perkuat Pengawasan PPAT Lewat Pelantikan MPPP dan MPPW

13 Januari 2026 - 10:07

ATR BPN RI

Dorong Layanan Cepat dan Bersih, Wamen ATR Tinjau Kantor Pertanahan Mempawah

13 Januari 2026 - 06:30

Wamen Ossy Dermawan
Trending di Nasional