Menu

Mode Gelap

Nasional · 21 Mei 2025

Nilam Sari Lawira Sebut Sekolah Rakyat Bisa Jadi Solusi Kesenjangan Pendidikan di Daerah


					Anggota Komisi X DPR RI, Nilam Sari Lawira, saat menghadiri rapat dengar pendapat bersama sejumlah pejabat kementerian terkait program Sekolah Rakyat dan pemerataan pendidikan di daerah 3T, di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (19/05/25). FOTO: istimewa Perbesar

Anggota Komisi X DPR RI, Nilam Sari Lawira, saat menghadiri rapat dengar pendapat bersama sejumlah pejabat kementerian terkait program Sekolah Rakyat dan pemerataan pendidikan di daerah 3T, di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (19/05/25). FOTO: istimewa

JAKARTA,netiz.id — Anggota Komisi X DPR RI, , menyambut positif rencana pemerintah untuk menghadirkan gratis dan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu melalui Sekolah Rakyat di berbagai daerah, khususnya wilayah yang termasuk kategori tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Panitia Kerja (Panja) Pendidikan di Daerah 3T dan Daerah Marginal Komisi X baru saja menggelar bersama sejumlah pejabat, antara lain Dirjen Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial, Sekjen Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Dirjen , Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah, serta Dirjen Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus pada Senin, (19/05/25).

Rapat tersebut membahas berbagai agenda, termasuk rencana program Sekolah Rakyat yang digagas Kementerian Sosial, serta program Kementerian Desa dan PDTT terkait pendidikan di desa dan daerah tertinggal.

Usai rapat, Nilam Sari Lawira yang merupakan Anggota DPR RI dari Sulawesi Tengah menyebut bahwa Sekolah Rakyat merupakan salah satu inisiatif penting untuk mewujudkan pendidikan yang lebih inklusif.

“Kita semua berharap kesenjangan pendidikan, khususnya di daerah, dapat teratasi. Semua anak berhak mendapatkan pendidikan yang berkualitas. Masalah yang kita hadapi saat ini adalah masih besarnya kesenjangan kualitas pendidikan, terutama di wilayah 3T,” ujar Ketua DPW Partai Sulawesi Tengah tersebut.

Ia juga menekankan pentingnya keberlanjutan program pendidikan di tengah keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi pemerintah. Menurutnya, kerja sama lintas sektor sangat dibutuhkan agar program Sekolah Rakyat benar-benar memberi dampak nyata.

“Program Sekolah Rakyat kita harapkan bisa menjadi salah satu solusi untuk memangkas kesenjangan pendidikan di daerah. Sebagai perwakilan masyarakat Sulawesi Tengah di DPR RI, saya berharap program ini juga bisa membantu mengatasi berbagai persoalan pendidikan di sana,” lanjutnya.

Nilam juga mendorong untuk memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sekolah Rakyat, agar program tersebut berjalan efektif dan benar-benar membuka akses pendidikan bagi anak-anak di pelosok, terutama dari keluarga kurang mampu.

“Program ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan visi besar Indonesia 2045, melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia. Dukungan dari pemerintah daerah sangat penting untuk implementasi yang optimal,” pungkasnya.

Diketahui, Sekolah Rakyat merupakan program inisiatif Presiden Prabowo Subianto yang pelaksanaannya berada di bawah tanggung jawab Kementerian Sosial. Program ini bertujuan menyediakan akses pendidikan gratis dan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu, sebagai upaya memutus mata rantai kemiskinan.

Sebanyak 63 lokasi Sekolah Rakyat dijadwalkan siap beroperasi mulai Juli 2025 di berbagai provinsi. Presiden juga menginstruksikan pembangunan 100 Sekolah Rakyat setiap tahun, dengan target agar setiap kabupaten/kota di Indonesia memiliki setidaknya satu Sekolah Rakyat di masa mendatang. (*)

Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Wamen ATR/BPN: Sekolah Rakyat Bukti Negara Hadir untuk Anak Indonesia

14 Januari 2026 - 05:42

Wamen Ossy Dermawan

328 Ribu Hektare Lahan Swasembada di Papua Selatan Kantongi SK ATR/BPN

14 Januari 2026 - 05:36

Nusron Wahid

80 Persen Tanah Terdaftar, ATR/BPN Perkuat Pengawasan PPAT Lewat Pelantikan MPPP dan MPPW

13 Januari 2026 - 10:07

ATR BPN RI

Dorong Layanan Cepat dan Bersih, Wamen ATR Tinjau Kantor Pertanahan Mempawah

13 Januari 2026 - 06:30

Wamen Ossy Dermawan

Dari Konflik ke Kolaborasi, Desa Soso Bangkit Lewat Reforma Agraria

6 Januari 2026 - 06:00

ATR BPN RI

PELATARAN Jadi Solusi Warga Sibuk, Urus Tanah di Akhir Pekan Makin Mudah

6 Januari 2026 - 05:53

ATR BPN RI
Trending di Nasional