PALU,netiz.id – Pemerintah Kota Palu terus berupaya menurunkan angka kemiskinan melalui berbagai program yang secara langsung memenuhi kebutuhan masyarakat. Salah satu langkah nyata adalah program bedah rumah di Kelurahan Nunu, yang bekerja sama dengan Yayasan Relief Islami Indonesia dan Universitas Tadulako. Program ini merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi warga.
Sekretaris Daerah Kota Palu, Irmayanti Pettalolo, menjelaskan bahwa sejak tahun 2023 hingga 2024, angka kemiskinan di Kota Palu menunjukkan penurunan yang signifikan. “Secara keseluruhan, kami mengalami penurunan angka kemiskinan dari tahun 2023 hingga 2024. Artinya, program-program pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat dan membentuk kemandirian terus berjalan melalui berbagai intervensi,” ungkapnya pada Jumat (06/09/24).
Program bedah rumah ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk memastikan masyarakat memiliki hunian yang layak. Rumah-rumah yang dibedah didesain oleh tim dari Universitas Tadulako bekerja sama dengan Yayasan Relief Islami Indonesia, untuk memastikan rumah tersebut tahan gempa dan layak huni.
Irmayanti menambahkan, “Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat yang sebelumnya tinggal di rumah tidak layak huni dapat memiliki tempat tinggal yang lebih aman dan nyaman.”
Selain program bedah rumah, Pemerintah Kota Palu juga melaksanakan berbagai program lain, seperti bantuan usaha, pelatihan keterampilan, dan program magang bagi para pencari kerja. “Berbagai program ini dijalankan untuk memberdayakan masyarakat agar lebih mandiri secara ekonomi,” lanjut Irmayanti.
Penurunan angka kemiskinan menjadi salah satu prioritas utama Pemerintah Kota Palu. Program-program yang dilaksanakan bertujuan untuk mengurangi kesenjangan ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Program bedah rumah ini beroperasi melalui kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan lembaga sosial. Setiap rumah yang dibedah diperbaiki hingga memenuhi standar layak huni. Bantuan dana dan keterampilan juga disalurkan untuk mendukung keberlanjutan ekonomi masyarakat yang telah menerima manfaat dari program ini.
Dengan berbagai upaya tersebut, Pemerintah Kota Palu berharap dapat terus menekan angka kemiskinan dan menciptakan masyarakat yang lebih mandiri dan sejahtera. (Dg)




