NETIZ.ID,Donggala — Kedatangan Rombongan Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Provinsi Kalimantan Timur disambut meriah oleh Bupati Donggala, Kasman Lassa bersama unsur pemerintahan serta Forkompinda kabupaten Donggala. Senin (27/6/2022)
Diketahui kedatangan rombongan Pemkab PPU kali ini selain kunjungan balasan. Kunjungan kali juga untuk menjalin kerjasama disektor tambang, pertanian dan peternakan.
Dibidang politik, kedua Bupati ini juga sama-sama ketua DPD PAN di kabupaten masing-masing. Jadi bukan tidak mungkin, kedepan kedua kabupaten ini akan menjalin kerjasama dengan baik.
Bupati Donggala Kasman Lassa menjelaskan sejarah singkat kabupaten Donggala mulai dari hasil pertanian, perkebunan, tambang, pertanian dan kerajaan.
“Donggala mempunyai kurang lebih 40 investor tambang galian C, Sawah ladang dan hewan ternak serta sayur mayur pun tak kalah banyak. Jadi tidak salah jika Pemkab PPU untuk menjalin kerjasama,” Ujar Kasman.
Lebih lanjut Kasman mengatakan bahwa kabupaten Donggala yang mempunyai 16 kecamatan 9 kelurahan 158 desa ini akan memenuhi permintaan kabupaten PPU tentunya.
Letaknya pun kata Kasman sangat strategis, menuju kabupaten PPU jika lewat jalur laut hanya membutuhkan waktu 12 jam. Lewat udara hanya 1 jam. Jadi, memang kabupaten Donggala dan kabupaten PPU ini jodoh untuk jalin kerjasama.
Sementara itu, Plt Bupati PPU. Hamdam mengatakan bahwa melihat potensi kabupaten Donggala yang sangat bagus seperti apa yang disampaikan Bupati Donggala tadi.
“Saya sangat takjub dengan penjelasan pak Kasman tadi. Pengen rasanya untuk segera menandatangani perjanjian kerjasama (MoU) dengan kabupaten Donggala,” Ucap Pria kelahiran Palopo Sulawesi Selatan ini.
Mantan anggota DPRD kabupaten PPU dua periode ini juga menjelaskan bahwa kebutuhan sayur mayur, hewan ternak, kerikil dan pasir untuk kabupaten PPU sendiri sangat banyak.
“Kabupaten PPU sangat membutuhkan itu semua, insha Allah setiba di PPU. Saya akan mengagendakan untuk mengundang kembali Pemkab Donggala untuk berkunjung ke PPU,” Ucap Hamdam.
Dari beberapa kabupaten lanjut Hamdam, hanya kabupaten Donggala yang sangat serius untuk melakukan kerjasama disektor tambang, pertanian, peternakan. Kabupaten lain masih belum nampak. Demikian alumni Universitas Hasanuddin Makassar ini. (KB/*)




