Menu

Mode Gelap

Daerah · 20 Des 2024

Penyalahgunaan Narkoba di Kalangan Remaja Meningkat, BNNK Donggala Perkuat Desa Bersinar


					Saat Jajaran Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Donggala gelar konfrensi pers pada Kamis (19/12/24). FOTO: NN Perbesar

Saat Jajaran Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Donggala gelar konfrensi pers pada Kamis (19/12/24). FOTO: NN

DONGGALA,netiz.id (BNNK) Donggala, Sulawesi Tengah, mencatat peningkatan penyalahgunaan narkoba pada kelompok usia 15–24 tahun. Berdasarkan survei penyalahgunaan tahun 2023, angka penyalahguna kategori “pernah pakai” dari ,44 persen pada menjadi 1,52 persen pada 2023.

Kepala BNNK Donggala, Khrisna Anggara, menyebutkan bahwa pelajar dan remaja menjadi perhatian utama karena mereka adalah generasi penerus bangsa. “Kenaikan ini memprihatinkan, mengingat pelajar akan memegang peranan penting dalam menentukan masa depan bangsa,” ujar Khrisna dalam keterangan pers pada Kamis (19/12/24).

Untuk mengatasi masalah tersebut, kata dia, BNNK Donggala mendorong implementasi Nomor 2 Tahun 2021 yang mengatur fasilitasi program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (). Salah satu fokus utama adalah penggunaan dana desa untuk mendukung pembentukan Desa Bersih Narkoba (Bersinar).

Lanjutnya, Hingga 2024, desa baru, yakni Desa Loli Dondo di dan Desa Towale di Kecamatan Banawa Tengah, telah bergabung ke dalam program Desa Bersinar. Program ini kini mencakup total sembilan desa dan satu kelurahan di Kabupaten Donggala.

“Desa Bersinar bertujuan menciptakan masyarakat yang tanggap terhadap ancaman narkotika melalui berbagai program, seperti penguatan ketahanan keluarga, pelatihan remaja teman sebaya, dan Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM),” jelas Khrisna.

Selain pencegahan, lanjutnya lagi, BNNK Donggala juga melakukan tes urine secara rutin. Sepanjang 2024, sebanyak 21 kali tes telah dilakukan dengan menyasar 537 orang, di mana 23 orang dinyatakan positif menggunakan narkotika jenis sabu.

Tingkatkan Peran Aktif Pemerintah dan Masyarakat
Khrisna juga menekankan pentingnya kolaborasi antara , instansi terkait, dan masyarakat. Program Kabupaten/Kota Tanggap Ancaman Narkoba (Kotan) menjadi strategi untuk memperkuat ketahanan di berbagai sektor.

“Melalui pendekatan yang komprehensif, kami berharap seluruh elemen masyarakat dapat bersinergi untuk menciptakan lingkungan yang bebas narkoba,” tuturnya.

Dengan upaya yang terus ditingkatkan, BNNK Donggala optimistis dapat mengendalikan penyalahgunaan narkotika, terutama di kalangan generasi muda. (KB)

Artikel ini telah dibaca 177 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Amankan Aset Negara, Kantor Pertanahan Donggala Serahkan Sertipikat BMN

13 Januari 2026 - 10:02

Kantah Donggala

DPRD Sulteng Ikut Pererat Kebersamaan Forkopimda di Jamuan Kodaeral VI

13 Januari 2026 - 06:24

DPRD SULTENG

Komisi III DPRD Sulteng Tekankan Keadilan DBH bagi Daerah Penghasil Nikel

13 Januari 2026 - 06:13

DPRD SULTENG

Lebih 100 KK Terdampak, Pemprov Sulteng Lakukan Penanganan Darurat Banjir–Longsor di Donggala

12 Januari 2026 - 21:18

Banjir Donggala

PKS Turun Gunung, Rumah Warga Desa Wani Kembali Kinclong

12 Januari 2026 - 21:00

Relawan PKS Banjir DOnggala

Bupati Donggala Tinjau Lokasi Banjir, Enam Kecamatan Berstatus Tanggap Darurat

12 Januari 2026 - 20:28

Banjir Donggala
Trending di Daerah